Prof Dr Sutan Nasomal Minta Presiden RI Evaluasi MBG Atau Stopp Agar Tidak Ada Lagi Korban Massal

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 04:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Jakarta, Program MBG Adalah bentuk perhatian pemerintah untuk rakyatnya masyarakat Indonesia dari sabang hingga meureuke Ini sangat positif baik disambut Rakyat Indonesia itu sudah pasti toh. Tapi jangan pada akhirnya program ini malah seakan program menyengsarakan terhadap obyek prog MBG itu sendiri yang tujuannya baik positif jadi negatif seperti jatuh korban keracunan bahkan meninggal ini perlu dicegah Presiden RI dengan Menugaskan menteri kesehatan dan para pembantunya misal menggandeng pakar kesehatan giji dllnya untuk bekerja mengevaluasi program kegiatan MBG ini agar sesuai dengan niat baik pemerintah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto Presidenku Presidenmu Presiden kita semua Rakyat Indonesia Tercinta ya toh”, ujar Prof Dr KH Sutan Nasional SH MH Pakar Hukum Pidana Internasional, Ekonom menjawab materi pertanyaan para pemimpin redaksi baik cetak onlen di kantornya di Markas Partai Oposisi Merdeka di Jakarta 24/9/2025 via telpon selulernya.(25/9/2025)

Ucapan terimakasih yang tidak terhingga dari semua Masyarakat Indonesia karena Jendral Haji Prabowo Subiyanto memiliki niat yang tulus ingin Negara hadir memperhatikan gizi para pelajar di tanah air dan semua itu adalah karena dari hati yang memiliki rasa cinta yang luar biasa kepada para pelajar.

Hanya dalam perjalanan pelaksanaan program ini banyak resiko bisa terjadi akibat kesengajaan atau tidak sengaja bahwa MBG beracun bisa mengancam nyawa para pelajar yang mengkomsumsinya atau kuwalitas MBG tidak berkuwalitas alias basi bahkan ada belatung ulat atau lintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus yang terjadi seperti ini sudah sangat sering dan korban sudah sangat banyak dari seluruh daerah. Lebih dari ratusan ribu bila di total seluruh kasus temuan di lapangan yang membahayakan keracunan serta terancam nyawa para siswa.

READ  Prof Dr Sutan Nasomal Berterima Kasih Kepada Prabowo Subianto Presiden RI Terbaik Dalam Sejarah, Badai Pasti Berlalu Pasti

Dengan tidak mengurangi rasa hormat atas kemuliaan hati Presiden RI dengan perhatian serta kasih sayangnya untuk siswa pelajar Indonesia. Tetapi selalu saja ada pihak pihak oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga keracunan menjadi KLB di banyak tempat. Belum lagi makanan yang sudah tidak layak di konsumsi terjadi di banyak tempat. Sehingga makanan tersebut di buang karena berbahaya bila sampai dimakan oleh para pelajar.

Hentikan Program MBG karena akan merusak nama baik Presiden RI yang rakyat sangat cintai.

Masih ada solusi lain yang bisa di lakukan Negara Indonesia agar siswa siswi pelajar Indonesia sehat dan cerdas. Seperti melibatkan para dokter hadir ke sekolah memeriksa kesehatan anak anak dan melakukan hal yang lebih bermanfaat untuk anak anak pelajar Indonesia.

Para Dokter bisa melakukan kerjasama dengan sekolah langsung agar para pelajar sehat.

Prof DR KH Sutan Nasomal SH.MH pemerhati anak anak pelajar Indonesia selalu mendapatkan kontak dari banyak pimpinan media karena kasus keracunan sampai KLB sudah masuk mengancam nyawa anak anak.

Bisa kita bayangkan bila ratusan anak pelajar keracunan setelah menyantap MBG di daerah yang jauh dari puskesmas atau RS karena di pedalaman sehingga jarak tempuh bisa lebih dari 5 jam sampai 10 jam. Bagaimana nasib nyawa anak anak pelajar ini.

Sudah tidak perlu ada evaluasi dan pembahasan apapun lagi karena pentingnya program MBG ini dihentikan.

Narasumber Prof DR KH Sutan Nasomal SH.MH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Sarat Kepentingan Politik, Transparansi Penyelenggaraan Bupati Cup Inhil 2026 Jadi Sorotan Publik
Wajah Biadab Terorisme di Tanah Papua: Ketika Darah Saudara Sendiri Ditumpahkan Atas Nama Doktrin Sesat
DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi Dukung Don Muzakir Isi Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Kondisi Tak Batasi Ruang Prestasi, Kelompok KKN UIN SATU Desa Jeli Soroti Potensi Difabel Berprestasi
Bank Indonesia Gelar Festival QRISTAL Kasuari 2026, Percepat Digitalisasi Ekonomi di Papua Barat Daya
Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan
Unggahan Akun Facebook Diduga Bernada Provokatif Kembali Jadi Sorotan, Singgung Tokoh Agama dan Kepala Desa di Belantara Raya
Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:00 WIB

Diduga Sarat Kepentingan Politik, Transparansi Penyelenggaraan Bupati Cup Inhil 2026 Jadi Sorotan Publik

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:27 WIB

Wajah Biadab Terorisme di Tanah Papua: Ketika Darah Saudara Sendiri Ditumpahkan Atas Nama Doktrin Sesat

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:31 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi Dukung Don Muzakir Isi Jabatan Wakil Menteri Pertanian

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:46 WIB

Kondisi Tak Batasi Ruang Prestasi, Kelompok KKN UIN SATU Desa Jeli Soroti Potensi Difabel Berprestasi

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:59 WIB

Bank Indonesia Gelar Festival QRISTAL Kasuari 2026, Percepat Digitalisasi Ekonomi di Papua Barat Daya

Berita Terbaru