11 Bulan Menjabat, Andriono Latbual Sisihkan Gaji untuk Bangun Asrama Siswa Pedalaman di Namlea

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Kabupaten Buru-Perhatian terhadap dunia pendidikan tidak hanya ditunjukkan melalui kebijakan di gedung parlemen, tetapi juga dengan langkah nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Andriono Latbual, S.H., anggota DPRD Kabupaten Buru dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang tergabung dalam Fraksi PPP.

Dalam 11 bulan masa pengabdiannya sebagai wakil rakyat, Andriono menorehkan komitmen kuat untuk membantu para pelajar dari wilayah pedalaman Kabupaten Buru. Ia menyisihkan sebagian dari gajinya untuk membeli lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan asrama bagi siswa dan mahasiswa pedalaman yang menuntut ilmu di Kota Namlea.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Andriono berkaca dari pengalaman pribadinya saat merantau ke Jakarta untuk melanjutkan pendidikan. Kala itu, ia harus tinggal di asrama mahasiswa. Dari situlah ia menyadari betapa pentingnya keberadaan asrama sebagai tempat tinggal sekaligus ruang pembentukan karakter dan kedisiplinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengalaman saya tinggal di asrama memberikan banyak pelajaran berharga. Asrama bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga lingkungan yang mendukung proses belajar dan perkembangan pribadi,” ungkap Latbual saat ditemui wartawan di kediamannya, Senin (8/9/2025).

Menurutnya, masih banyak siswa dari daerah pelosok seperti Kecamatan Lolonguba, Waelata, dan Danau Rana yang kesulitan mencari tempat tinggal ketika melanjutkan pendidikan di pusat kota Namlea. Tak sedikit dari mereka yang harus tinggal di kos-kosan dengan fasilitas terbatas dan biaya tinggi, yang pada akhirnya membebani keluarga.

“Saya melihat langsung banyak pelajar dari pedalaman yang terpaksa tinggal di kos dengan kondisi seadanya. Ini sangat disayangkan, padahal mereka datang ke kota dengan semangat untuk belajar. Maka dari itu saya terpanggil untuk memikirkan solusi jangka panjang, yaitu pembangunan asrama,” jelasnya.

READ  Anggota DPR RI Fraksi PKS. Slamet Siap Mendorong Pembangunan Sarana Irigasi Untuk Pertanian

Sebagai bentuk langkah awal, Andriono telah membuka rumah pribadinya di pusat kota Namlea untuk menampung para pelajar dari pedalaman, sembari menunggu proses pembangunan asrama rampung. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan finansialnya.

“Pelajar dari pedalaman memerlukan asrama yang layak untuk memastikan mereka memiliki tempat tinggal yang stabil dan mendukung pendidikan mereka,” tegas Latbual.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa asrama bukan sekadar bangunan, melainkan investasi jangka panjang bagi generasi mendatang. Dengan adanya asrama, para pelajar bisa lebih fokus belajar tanpa harus khawatir soal biaya sewa tempat tinggal maupun kondisi lingkungan yang tidak kondusif.

“Asrama akan menjadi rumah kedua bagi pelajar, tempat di mana mereka dapat tumbuh dan berkembang saat meraih pendidikan di pusat kota Namlea,” katanya penuh harap.

Di akhir keterangannya, Latbual meminta agar perhatian terhadap pendidikan di wilayah pedalaman menjadi prioritas bersama. Ia mengajak pemerintah pusat, pemerintah provinsi Maluku, serta khususnya pemerintah daerah Kabupaten Buru untuk menaruh perhatian lebih serius pada peningkatan kualitas pendidikan di daerah-daerah tertinggal.

“Pendidikan adalah kunci membangun masa depan. Jika anak-anak pedalaman mendapatkan kesempatan yang sama dengan anak-anak di kota, maka mereka akan mampu berprestasi dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.

Narasumber: Andriono Latbual, S.H.Anggota DPRD Kabupaten Buru

(Ken Bupolo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kesbangpol Papua Barat Daya Dorong Penguatan Kelembagaan Adat dan Percepatan Perdasus Pengendalian Penduduk
Bupati Inhil: Bujang Dara 2026 Harus Jadi Duta Pariwisata, Budaya, dan Inspirasi Generasi Muda
Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan
Enam Desa di Pelangiran Jadi Percontohan Reforma Agraria, Bupati Herman Pastikan Lahan untuk Rakyat Kecil
Mahasiswa Sorong Desak Evaluasi Kebijakan Pemerintah, Tolak MBG, Soroti Harga BBM dan Pemborosan APBN
DPC ASWIN Meranti dan Prokopim Perkuat Sinergi Melalui Konsolidasi dan Silaturahmi Jurnalistik
Sekda Tantawi Jauhari Ajak ASN Hadiri Doa Akhir Tahun Hijriah, Tekankan Percepatan APBD 2027
Belasan Siswa MA Sabilal Muhtadin Ujian di Teras Tanpa Alas, Pengakuan Siswi dan Keterangan Guru Berbeda, Hak Anak Jadi Sorotan Publik
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:23 WIB

Kesbangpol Papua Barat Daya Dorong Penguatan Kelembagaan Adat dan Percepatan Perdasus Pengendalian Penduduk

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:12 WIB

Bupati Inhil: Bujang Dara 2026 Harus Jadi Duta Pariwisata, Budaya, dan Inspirasi Generasi Muda

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:07 WIB

Ketua BKMT Inhil Hadiri Syukuran Jamaah Haji, Suasana Penuh Kebersamaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:46 WIB

Enam Desa di Pelangiran Jadi Percontohan Reforma Agraria, Bupati Herman Pastikan Lahan untuk Rakyat Kecil

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:19 WIB

Mahasiswa Sorong Desak Evaluasi Kebijakan Pemerintah, Tolak MBG, Soroti Harga BBM dan Pemborosan APBN

Berita Terbaru