Ayah Korban  Kasus Perundungan di SD Swasta. Ngadu Ke Walikota Ayep Zaki  Banyak Rekayasa Oknum Dinas 

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi- keadilan akhirnya didengar. Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, secara langsung turun tangan menangani kasus dugaan perundungan (bullying) berat yang menimpa seorang siswa di salah satu sekolah swasta di Kota Sukabumi.

Peristiwa yang telah menggerus mental korban selama lebih dari satu tahun itu kini mendapat perhatian serius dari pemimpin tertinggi di kota ini.

Di Rumah Dinas Wali Kota Sukabumi, Jumat sore yang penuh haru itu (5/9/2025), Wali Kota Ayep mengundang korban dan orang tuanya. Pertemuan itu menjadi titik balik dari perjuangan panjang seorang ayah yang selama ini merasa berjuang sendirian melawan sistem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dudi, ayah korban, tak mampu menyembunyikan emosinya saat berbicara di hadapan media usai pertemuan.

“Alhamdulillah, sesuai dengan harapan, saya bisa bertemu Pak Wali Kota Sukabumi. Tentunya harapan saya adalah adanya keadilan untuk anak saya dan penyembuhan bagi kondisi mentalnya,” ujar dengan mata berkaca-kaca

Menurutnya, bentuk terapi terbaik bagi anaknya adalah dengan melihat para pelaku dihukum sesuai dengan perbuatan mereka.

READ  Zuli Zulkipli, S.H., Direktur LBH Arjuna Apresiasi Polri: Kinerja Jatanras Polres Metro Bekasi Patut Diacungi Jempol

“Melihat mereka menerima akibat dari apa yang mereka lakukan itu pasti akan menyembuhkan mental anak saya yang telah dirusak selama satu tahun,” ucapnya menahan amarah.

Dudi juga menyoroti dugaan adanya rekayasa kasus oleh oknum di sejumlah dinas terkait serta belum adanya tindak lanjut terhadap sekolah yang telah diputus bersalah oleh pengadilan.

“Saya berharap Komisi III DPRD Kota Sukabumi menindaklanjuti pernyataannya pada tahun 2023 lalu yang menyebut izin sekolah akan dicabut jika terbukti bersalah. Putusan pengadilan sudah keluar sejak Januari 2024, tapi hingga kini belum ada tindakan nyata,” ungkapnya.

Ia juga meminta agar oknum dinas yang diduga terlibat dalam upaya mengkriminalisasi dirinya saat memperjuangkan keadilan untuk anaknya diproses sesuai aturan yang berlaku, bahkan jika perlu, secara hukum.

“Menurut saya itu sangat menyakitkan. Mereka justru mendukung kriminalisasi terhadap saya saat sedang mencari keadilan bagi anak saya,” Tandasnya.

 

(Prim RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Maut di Tengah Maraknya PETI Kuantan Singingi, Seorang Penambang Tewas Tenggelam, Pengawasan Aparat Kembali Jadi Sorotan
Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan
Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas
Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat
Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan
Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG
Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:29 WIB

Tragedi Maut di Tengah Maraknya PETI Kuantan Singingi, Seorang Penambang Tewas Tenggelam, Pengawasan Aparat Kembali Jadi Sorotan

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:32 WIB

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:54 WIB

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan

Berita Terbaru