SUARARAKYAT.info||Kepulauan Meranti- Semangat kemerdekaan kembali menggema di Dusun Perumbi, Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kepulauan Meranti. Setiap akhir bulan Agustus, masyarakat setempat secara rutin menggelar berbagai kegiatan hiburan rakyat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia. Tahun ini, momentum tersebut terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan peringatan 80 tahun kemerdekaan Indonesia.Senin (1/9/2025)
Tradisi yang sudah menjadi agenda tahunan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dusun Perumbi, Ibrizal, yang terus mendorong masyarakat untuk memaknai kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan juga kebersamaan, persatuan, dan kegembiraan.
Rangkaian acara diwarnai dengan berbagai lomba, mulai dari jalan santai, lomba menyanyi, hingga perlombaan tradisional untuk anak-anak dan orang tua. Kehangatan terasa ketika warga, dari kalangan muda hingga orang tua, berkumpul dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang diprakarsai panitia setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kegiatan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga cara kami menyampaikan sosialisasi, mempererat silaturahmi, serta menjaga tradisi kebersamaan yang telah diwariskan sejak lama,” ujar Kepala Dusun Perumbi, Ibrizal.
Momentum peringatan kemerdekaan ini juga menjadi ruang refleksi bagi warga untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan bangsa. Pekik proklamasi 1945 seakan hidup kembali, namun kini dimaknai dalam wujud doa, syukur, serta komitmen mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.
Masyarakat Dusun Perumbi bersama-sama menyampaikan ucapan selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Bagi mereka, ucapan itu bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi bentuk rasa syukur sekaligus tekad untuk terus menjaga persatuan bangsa.
“Dengan penuh rasa syukur, kami mengucapkan selamat Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Semoga negeri ini senantiasa dilimpahi rahmat, kemakmuran, dan kedamaian di bawah naungan Pancasila,” ucap perwakilan panitia acara.
Suasana meriah ini menegaskan bahwa semangat kemerdekaan masih terpatri kuat di hati masyarakat, bahkan di pelosok desa. Perayaan di Dusun Perumbi menjadi contoh nyata bahwa makna kemerdekaan adalah menjaga kebersamaan, menguatkan persatuan, dan terus berkontribusi bagi masa depan bangsa.
(MP)














