Puluhan Tungku Minyak Ilegal di Musi Banyuasin: Diduga Oknum TNI Disebut sebagai Big Bos, Konfirmasi Wartawan Masih Bungkam

- Penulis

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Musi Banyuasin – Dugaan aktivitas pengolahan minyak mentah ilegal dalam skala besar kembali mencuat di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Berdasarkan informasi dan dokumentasi yang diterima redaksi dari salah satu narasumber terpercaya, di Desa Muara Bahar, Kecamatan Bayung Lencir, ditemukan puluhan titik pengolahan minyak mentah secara ilegal atau yang kerap disebut Cong. Skala aktivitas ini disebut tidak main-main jumlahnya mencapai ratusan tungku pengolahan.

Menurut penuturan sumber, proses pengolahan tersebut berlangsung secara terang-terangan di area kebun yang sengaja dikontrakkan kepada para pelaku. Akses menuju lokasi disebut-sebut sudah dipasangi portal, yang diduga dipasang untuk membatasi pihak luar, termasuk awak media maupun aparat penegak hukum, agar tidak mudah masuk.

“Jumlahnya ratusan tungku. Masing-masing lokasi punya jumlah sendiri-sendiri. Aksi ini sudah lama berlangsung, dan semua orang di sekitar tahu,” ungkap narasumber tersebut.(8/8/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, sumber itu menyebut bahwa salah satu nama besar yang diduga menjadi pengendali utama aktivitas ini adalah seorang pria bernama Ari Murdianto, yang dikabarkan merupakan oknum anggota TNI AD. Ari Murdianto disebut sebagai Big Bos yang memegang kendali distribusi dan pengelolaan minyak mentah tersebut.

Minyak mentah yang diolah, kata narasumber, berasal dari wilayah yang dikenal dengan sebutan “Limo Satu Sunami Ujung” atau “Daerah Batang Hari.” Hasil olahan dari tungku-tungku ini tidak hanya berupa bahan bakar jenis solar dan bensin, tetapi juga menghasilkan pelumas (oli).

READ  Diduga Pasok Barang Ilegal Pemilik PT WLD ,Saat di Konfirmasi Langsung Lakukan Blokir Nomor Wartawan.Ada Apa,!!

Menindaklanjuti informasi tersebut, jurnalis mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada pihak yang disebut, yakni Ari Murdianto. Melalui pesan resmi, permintaan konfirmasi ini telah disampaikan secara jelas, termasuk penyampaian dugaan, sumber informasi, dan dokumentasi pendukung yang diterima. Namun hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.

Dalam pesan konfirmasi, jurnalis menegaskan bahwa bila terdapat informasi yang tidak sesuai dengan fakta, pihak yang disebut dipersilakan untuk memberikan klarifikasi agar pemberitaan dapat berimbang.

Aktivitas pengolahan minyak mentah secara ilegal telah lama menjadi sorotan di sejumlah wilayah Sumatera Selatan, termasuk Musi Banyuasin. Selain mengancam keselamatan pekerja dan lingkungan sekitar akibat potensi kebakaran dan pencemaran, praktik ini juga merugikan negara karena tidak melalui jalur resmi dan bebas dari kewajiban pajak maupun retribusi.

Publik kini menunggu langkah tegas dari aparat penegak hukum, baik kepolisian, TNI, maupun instansi terkait, untuk menindaklanjuti temuan ini. Terlebih, keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas ilegal semacam ini, jika benar terbukti, akan menjadi kinerja buruk bagi penegakan hukum di Indonesia.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak oknum ketika dikonfirmasi belum memeberikan keterangan resminya,wartawan terus berupaya mencari informasi lebih dalam atas dugaan kasus tersebut

Bersambung…. 

(Athia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abrasi Sungai Terjang Kuala Enok, Belasan Bangunan Rusak dan Fasilitas Umum Ambruk, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Wabup Yuliantini Buka Ngobrol Pintar Bersama Dewan Pendidikan, Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan Inhil
Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi
Pelamar Kerja Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Rekrutmen PT Bina Mitra Artha ke Dinas Tenaga Kerja Meranti
DPC ASWIN Meranti dan Prokopim Perkuat Sinergi Melalui Konsolidasi dan Silaturahmi Jurnalistik
Menyambut 1448 Hijriah, Bupati Herman Ajak Masyarakat Inhil Perkuat Muhasabah dan Spiritualitas
Bupati Inhil Melalui Staf Ahli Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 11, Harapkan Kemabruran Haji Membawa Manfaat Bagi Sesama
Pemkab Meranti Bantah Framing Pemberitaan Temuan BPK, Sebut Proses TPTGR Sedang Berjalan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:29 WIB

Abrasi Sungai Terjang Kuala Enok, Belasan Bangunan Rusak dan Fasilitas Umum Ambruk, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:22 WIB

Wabup Yuliantini Buka Ngobrol Pintar Bersama Dewan Pendidikan, Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan Inhil

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:18 WIB

Ekspose Percepatan Pembangunan dan Manajemen Talenta ASN, Bupati Inhil Dorong Pengembangan Karier Berbasis Kompetensi

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:55 WIB

Pelamar Kerja Laporkan Dugaan Ketidaktransparanan Rekrutmen PT Bina Mitra Artha ke Dinas Tenaga Kerja Meranti

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:28 WIB

DPC ASWIN Meranti dan Prokopim Perkuat Sinergi Melalui Konsolidasi dan Silaturahmi Jurnalistik

Berita Terbaru