Menteri Desa Yandri Tekankan Pentingnya Kopdes Merah Putih Sebagai Motor Penggerak Ekonomi Desa

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Pemerintah terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui berbagai inisiatif strategis. Salah satu program unggulan yang kini menjadi sorotan adalah pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih), yang digagas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Yandri Susanto, menegaskan bahwa peluang bisnis yang dapat dikembangkan melalui koperasi ini sangat beragam dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.

Dalam pernyataannya, Menteri Yandri menjelaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidak hanya sekadar wadah simpan-pinjam atau koperasi konsumsi seperti pada umumnya, melainkan memiliki cakupan bisnis multisektor yang mampu menjadi tulang punggung ekonomi lokal. Mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, perdagangan, jasa logistik, hingga usaha mikro dan rumah tangga, seluruhnya dapat dikonsolidasikan melalui Kopdes sebagai bentuk gotong royong ekonomi rakyat desa.

“Potensi bisnis di desa itu luar biasa besar. Kita tidak boleh melihat desa hanya sebagai objek pembangunan, tetapi sebagai subjek yang mampu berdiri mandiri dan mengelola sumber dayanya sendiri. Kopdes Merah Putih inilah yang kita dorong menjadi instrumen utama untuk merealisasikan itu,” ujar Yandri.senin (4/8/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah, melalui Kemendes PDTT, berkomitmen kuat dalam mendampingi, memfasilitasi, serta memberikan akses pembiayaan dan pelatihan manajerial kepada setiap unit Kopdes Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan ini dilakukan agar koperasi desa tidak hanya aktif secara administratif, tetapi juga produktif dan berorientasi pasar.

Yandri menyebutkan, salah satu kunci keberhasilan koperasi desa adalah kemampuannya membaca kebutuhan masyarakat setempat dan menjadikannya sebagai peluang bisnis. Misalnya, jika suatu desa memiliki keunggulan komoditas pertanian seperti jagung atau kelapa, maka Kopdes dapat memfasilitasi pengolahan hasil panen, distribusi, hingga pemasaran produk olahan. Hal ini dinilai lebih berdampak ketimbang hanya menjual hasil panen dalam bentuk mentah ke luar daerah.

READ  Pemerintah Percepat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah untuk Jaga Ketahanan Pangan

Tak hanya itu, pengembangan sektor digital desa juga menjadi bagian dari strategi pemerintah. Dengan menggandeng mitra teknologi dan e-commerce, Kopdes Merah Putih didorong agar mampu bertransformasi menjadi koperasi modern yang terhubung dengan pasar nasional bahkan global. “Kita ingin ada Kopdes yang mampu menjual produk unggulan desa ke marketplace, membangun merek lokal yang kuat, bahkan menjadi pemasok reguler ke industri besar,” tambah Menteri Yandri.

Program ini dinilai selaras dengan semangat Nawacita dan cita-cita mewujudkan Indonesia dari pinggiran, melalui pemberdayaan ekonomi rakyat dan penguatan kelembagaan desa. Di tengah ancaman dominasi pasar oleh korporasi besar dan model ekonomi ekstraktif, keberadaan Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi kekuatan tanding rakyat kecil yang berbasis solidaritas, efisiensi, dan keadilan ekonomi.

Sebagai penutup, Yandri mengajak seluruh kepala desa, BUMDes, serta tokoh masyarakat untuk aktif menginisiasi dan mengembangkan Kopdes Merah Putih di daerahnya masing-masing. “Kita harus bangkit bersama. Desa kuat, Indonesia hebat. Dengan koperasi yang sehat dan rakyat yang bersatu, kita bisa mewujudkan kedaulatan ekonomi dari desa,” tegasnya.

(Swd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
Optimalkan PAD demi Percepatan Pembangunan, Bapenda Kabupaten Sukabumi Perkuat Pendataan PKB dan BBNKB Melalui Aplikasi Srikandi Jawara
Bupati Herman Tinjau Lokasi Abrasi di Tanah Merah, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang
Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum
Wabup Yuliantini Hadiri HUT ke-75 IBI, Ajak Bidan Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas di Inhil
TMMD Ke-129 hari ke 2 (dua) TA 2026 pembuatan Jalan Cor di Kampung Sesor, Tingkatkan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Herman Tegaskan Reforma Agraria Jadi Kunci Pemerataan Tanah dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Indragiri Hilir
Harga Bahan Pokok Naik, TPID Temukan Stok Minyak Goreng Mulai Menipis di Sorong
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:04 WIB

Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:30 WIB

Optimalkan PAD demi Percepatan Pembangunan, Bapenda Kabupaten Sukabumi Perkuat Pendataan PKB dan BBNKB Melalui Aplikasi Srikandi Jawara

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:59 WIB

Bupati Herman Tinjau Lokasi Abrasi di Tanah Merah, Salurkan Bantuan dan Siapkan Langkah Penanganan Jangka Panjang

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:35 WIB

Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:46 WIB

Wabup Yuliantini Hadiri HUT ke-75 IBI, Ajak Bidan Perkuat Sinergi Wujudkan Pelayanan Kesehatan Berkualitas di Inhil

Berita Terbaru