H. Erick Heryawan Kusuma: Budaya Sunda Adalah Benteng Identitas di Era Global

- Penulis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 05:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Karawang– Semangat pelestarian budaya lokal kembali digaungkan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi NasDem, H. Erick Heryawan Kusuma, S.E., dalam perayaan HUT ke-5 Paguyuban Maung Geulis yang digelar Minggu (3/8/2025) di Desa Anggadita, Kecamatan Klari.

Dalam sambutannya, Erick menekankan pentingnya mempertahankan budaya Sunda sebagai benteng identitas di tengah arus deras globalisasi dan digitalisasi yang kian menggerus nilai-nilai kearifan lokal. Ia memperkenalkan semangat “Reug-Reug” sebagai simbol kekuatan batin untuk tetap teguh memelihara jati diri budaya Sunda.

“Saya bangga melihat masih banyak budayawan dan generasi muda yang konsisten melestarikan adat Sunda. Ini pertanda bahwa akar budaya kita belum tercerabut,” ujarnya dengan penuh rasa hormat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perayaan yang berlangsung semarak itu dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan seni tradisional, mulai dari pencak silat, tari jaipong, hingga musik daerah. Erick mengapresiasi antusiasme para tunas muda yang aktif dalam menjaga dan memperkenalkan kebudayaan leluhur.

Sebagai putra daerah Karawang, Erick mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh melupakan warisan budaya. “Kita tidak boleh hanya melihat ke depan. Kita juga harus menengok ke belakang, pada akar sejarah dan nilai-nilai luhur yang membentuk kita: Cageur, Bageur, Pinter, Someah, dan Bijaksana,” ucapnya tegas.

READ  Masyarakat Bekasi Gelar Aksi Damai Dukung Revisi UU TNI dan Pemberantasan Korupsi

Ia juga menyebut bahwa komunitas budaya seperti Paguyuban Maung Geulis adalah garda terdepan dalam merawat keberlanjutan tradisi. Erick menegaskan komitmennya untuk terus mendukung sektor kebudayaan, baik lewat kebijakan maupun keterlibatan langsung di masyarakat.

“Budaya Sunda bukan hanya warisan, tapi masa depan. Dunia harus mengenal karakter luhur masyarakat Sunda yang santun dan cerdas. Ini adalah aset bangsa,” tambahnya.

Erick Heryawan Kusuma dikenal luas sebagai wakil rakyat yang dekat dengan seniman dan budayawan. Keaktifannya mendampingi kegiatan budaya telah menjadi bukti nyata dari kepeduliannya.

Ia menutup sambutannya dengan ajakan kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menghidupkan budaya lokal. “Budaya bukan hanya tontonan, tapi tuntunan hidup. Mari kita rawat, kembangkan, dan banggakan budaya Sunda,” pungkasnya.

 

Kontributor: Taupik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung
Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar
Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS
Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih
Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi
Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi
Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:06 WIB

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung

Rabu, 29 April 2026 - 06:43 WIB

Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar

Rabu, 29 April 2026 - 02:01 WIB

Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS

Rabu, 29 April 2026 - 01:40 WIB

Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi

Berita Terbaru