Suararakyat.info.Cianjur– Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh prajurit TNI dan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Cianjur. Kali ini, kolaborasi erat terjalin antara Kodim 0608 Cianjur melalui Babinsa Koramil 17 Cidaun Kopral Kepala (Kopka) TNI AD Awan dengan jajaran Lanal Bandung, yang diwakili oleh Babinpotmar Posal Ujung Genteng dan Posmat Cidaun Kopka TNI AL Irvan. Bersama warga Kampung Ciambon, Desa Marga Sari, Kecamatan Naringgul, mereka melaksanakan kegiatan gotong royong perbaikan jalan yang menjadi akses utama bagi masyarakat sekitar.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat, tetapi juga mencerminkan kepedulian TNI terhadap kondisi infrastruktur pedesaan yang menjadi urat nadi perputaran roda perekonomian masyarakat. Jalan yang diperbaiki merupakan jalur vital yang menghubungkan permukiman warga dengan lahan-lahan pertanian dan sumber daya alam lainnya yang melimpah di kawasan Marga Sari.
“Jalan ini sangat penting bagi warga. Kalau akses jalannya bagus, otomatis hasil pertanian dan kekayaan alam dari desa bisa lebih mudah diangkut dan dipasarkan,” ungkap Kopka TNI AD Awan. Ia menambahkan bahwa dengan membaiknya infrastruktur jalan, peluang ekonomi masyarakat juga akan semakin terbuka lebar.sabtu (26/7/2025)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada dengan itu, Kopka TNI AL Irvan dari Posmat Cidaun menyampaikan harapan besar agar budaya gotong royong ini terus dijaga dan ditumbuhkembangkan. “Kami di TNI tidak bisa bekerja sendiri. Kekuatan kita ada di kebersamaan. Bila TNI dan rakyat kompak, maka tantangan sebesar apa pun bisa diatasi,” ujarnya.
Kegiatan perbaikan jalan ini dilakukan secara swadaya. Warga Kampung Ciambon tampak antusias membawa alat kerja sederhana, seperti cangkul, sekop, dan gerobak. Beberapa di antaranya juga menyumbangkan bahan material seperti batu dan pasir. Sementara personel TNI memberikan bantuan tenaga serta koordinasi teknis dalam proses perbaikan.

Bagi masyarakat Marga Sari, kehadiran TNI dalam kegiatan ini menjadi semangat tersendiri. Mereka merasa didampingi dan diperhatikan oleh institusi negara dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Selain itu, semangat gotong royong yang selama ini mulai pudar, perlahan kembali tumbuh berkat teladan yang diberikan oleh para Babinsa dan Babinpotmar.
“Kami berharap, kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain. Kalau masyarakat dan TNI bersatu, pembangunan akan lebih cepat dan terasa manfaatnya langsung oleh rakyat,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Tak hanya fokus pada perbaikan jalan, dalam kegiatan ini para Babinsa dan Babinpotmar juga menyampaikan pesan-pesan kebangsaan dan pentingnya menjaga silaturahmi serta persatuan antarwarga. TNI berharap nilai-nilai luhur seperti kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial tetap menjadi identitas bangsa Indonesia, khususnya di tengah masyarakat pedesaan.
Sebagai penutup, para prajurit yang terlibat menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Mereka ingin menjadikan semangat gotong royong sebagai budaya yang terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Karena TNI percaya, kekuatan bangsa ini terletak pada persatuan dan solidaritas antara rakyat dan aparatnya.
(Cep Toto)














