LAMR Kepulauan Meranti Galang Gerakan Pelestarian Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal Melayu

- Penulis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kepulauan Meranti — Dalam upaya menjawab tantangan kerusakan lingkungan yang semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kepulauan Meranti akan menggelar kegiatan bertajuk “Menapak Jejak Warisan Kearifan Lokal Melayu Kepulauan Meranti” pada bulan Agustus mendatang. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah refleksi terhadap nilai-nilai leluhur, tetapi juga sebuah langkah konkret dalam membumikan kearifan lokal sebagai solusi penyelamatan alam dan pelestarian adat istiadat.

Ketua Umum LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizal Cik, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial budaya, tetapi merupakan panggilan nurani untuk menghidupkan kembali nilai-nilai lokal yang telah terbukti mampu menjaga keseimbangan antara manusia dan alam. “Kita tidak bisa lagi menutup mata terhadap kondisi lingkungan kita yang semakin rusak. Saatnya kita kembali kepada akar, kepada kebijaksanaan nenek moyang kita dalam mengelola alam dengan bijaksana,” ujarnya.

Kegiatan ini akan melibatkan sekitar 100 orang peserta dari berbagai kalangan, termasuk akademisi, pakar lingkungan, pemangku adat, tokoh masyarakat, dan generasi muda dari Kepulauan Meranti. Mereka akan mengikuti serangkaian observasi lapangan ke desa-desa di Kecamatan Rangsang Barat, sebuah wilayah yang masih menyimpan banyak praktik kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Dari pengelolaan sumber air bersih, pemanfaatan hutan secara lestari, hingga tata cara hidup bermasyarakat yang menjunjung tinggi keseimbangan dengan alam, semua akan dikaji dan didokumentasikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan ini, kita berharap akan muncul kesadaran kolektif bahwa warisan leluhur bukanlah sekadar cerita lama, tetapi pedoman hidup yang relevan untuk masa kini dan masa depan. Kita ingin agar hasil dari observasi ini bisa menjadi dasar pijakan dalam penyusunan kebijakan adat, tata kelola lingkungan, dan bahkan sebagai rujukan dalam proses hukum adat di Meranti,” jelas Datuk Afrizal.(26/7/2025)

READ  Tertinggal di Tengah Program Sosial: Potret Keluarga Miskin di Desa Kerta yang Luput dari Bantuan Negara

Tak hanya berhenti pada observasi, hasil dari kegiatan ini juga akan dituangkan dalam sebuah naskah rekomendasi yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah dan pihak kepolisian (Polri). LAMR berharap rekomendasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam langkah-langkah penyelamatan lingkungan hidup serta penegakan hukum terhadap pelaku perusakan lingkungan.

Kegiatan ini dipandang sebagai salah satu bentuk sinergi antara tradisi dan kebijakan modern, di mana peran adat dan kearifan lokal tidak hanya diakui, tetapi juga diberdayakan sebagai bagian integral dari pembangunan yang berkelanjutan. Apalagi di tengah arus globalisasi dan tekanan eksploitasi sumber daya alam, pendekatan lokal yang berbasis budaya bisa menjadi jawaban yang lebih manusiawi dan berakar.

Generasi muda juga diharapkan mengambil peran aktif dalam kegiatan ini. Mereka akan dilibatkan dalam diskusi, pendokumentasian, serta pengolahan data lapangan agar semangat pelestarian tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi bisa diturunkan secara lintas generasi.

Dengan semangat ini, LAMR Kepulauan Meranti bertekad menjadikan kegiatan “Menapak Jejak Warisan Kearifan Lokal” sebagai gerakan kebudayaan dan lingkungan hidup, demi mewariskan bumi yang lestari dan adat yang hidup kepada anak cucu negeri ini.

 

(Mp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Kasus Dugaan Sodomi Anak di Bawah Umur, Aparat Bergerak Cepat Tangani Korban dan Kejar Pelaku
Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar
Rajut Silaturahmi di Tanah Melayu, Laskar Se-Riau Serukan Persatuan dan Kebangkitan Budaya
Pemkot Sorong Genjot Program Kebersihan Demi Lingkungan Sehat: Langkah Nyata Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman
Panglima Armada III Beri Penghargaan kepada Prajurit Berprestasi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Viral Kasus Dugaan Sodomi Anak di Bawah Umur, Aparat Bergerak Cepat Tangani Korban dan Kejar Pelaku

Sabtu, 18 April 2026 - 07:53 WIB

Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%

Sabtu, 18 April 2026 - 03:45 WIB

Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 03:22 WIB

Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar

Berita Terbaru