Lukman Nulkahim Siap Mengabdi untuk Bojongasih di Tahun 2027: Sosok Peduli, Dekat dengan Warga, dan Visioner di Era Digital

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi- Dalam dinamika perubahan zaman yang begitu cepat, masyarakat desa membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memahami akar kehidupan warganya, tetapi juga memiliki visi jauh ke depan. Sosok itu hadir dalam diri Lukman Nulkahim dengan sapaan akrabnya di kalangan masyarakat pak poksay, seorang tokoh muda yang siap bertarung dalam bursa Bakal Calon Kepala Desa Bojongasih, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.

Dikenal sebagai pribadi yang rendah hati, ramah, dan selalu hadir di tengah masyarakat, Lukman bukanlah orang asing bagi warga Bojongasih. Ia tumbuh dan besar di desa ini. Aktivitas sosial dan kepeduliannya terhadap warga menjadikan dirinya salah satu figur yang disegani, terutama karena sikapnya yang tidak pernah membeda-bedakan warga, baik dari latar belakang ekonomi, pendidikan, maupun usia.

Dekat dengan Warga, Bukan Sekadar Janji

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Lukman, menjadi kepala desa bukanlah semata jabatan administratif, tetapi amanah pengabdian. Dalam banyak kesempatan, ia kerap turun langsung ke lapangan: membantu warga yang sedang kesulitan, mendengarkan aspirasi dari pintu ke pintu, hingga terlibat dalam gotong royong warga tanpa rasa canggung. Keberpihakannya pada masyarakat kecil sudah terbukti sejak lama, bahkan sebelum dirinya mencalonkan diri.

“Pemimpin desa harus bisa menjadi telinga yang mendengar jeritan rakyat, tangan yang membantu mereka yang membutuhkan, dan kaki yang siap melangkah ke manapun ketika warga memanggil,” ujar Lukman kepada wartawan suararakyat.info.selasa (15/7/2025)

Visi: Mewujudkan Desa Bojongasih yang Mandiri, Sejahtera, dan Tangguh di Era Digital

Dalam pencalonannya, Lukman membawa visi yang kuat: “Mewujudkan Desa Bojongasih yang Mandiri, Sejahtera, dan Tangguh di Era Digital.” Ia menyadari bahwa kemajuan teknologi adalah sesuatu yang tak bisa dihindari, namun harus dimanfaatkan secara cerdas demi kemajuan desa dan perlindungan warganya.

Lukman ingin memastikan bahwa desa tidak tertinggal dari arus perubahan global. Namun, ia menekankan bahwa digitalisasi tidak boleh menjauhkan pemerintah desa dari masyarakat, justru harus semakin mendekatkan.

Misi Lukman Nulkahim

1. Memperkuat pelayanan publik berbasis digital, namun tetap ramah bagi semua kalangan, termasuk lansia dan warga yang belum akrab dengan teknologi.

2. Meningkatkan program ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal, seperti pertanian, peternakan, dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan pendampingan dan akses pasar berbasis online.

3. Membentuk sistem transparansi dan partisipasi warga dalam pengelolaan keuangan desa melalui platform digital terbuka yang mudah diakses oleh masyarakat.

4. Membangun ruang kreatif dan literasi digital bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga pencipta konten dan pelaku ekonomi digital.

5. Menghadirkan desa yang aman secara sosial dan digital dengan edukasi tentang perlindungan data pribadi, keamanan digital, serta pencegahan hoaks dan penipuan online.

6. Menjadikan kantor desa sebagai pusat pelayanan inklusif, terbuka setiap hari, ramah disabilitas dan responsif terhadap kebutuhan warga.

Perlindungan Warga di Era Digital: Bukan Sekadar Program, Tapi Komitmen

READ  Dalam Rangka Meningkatkan Kapasitas dan Pemahaman. Pemdes Limbangan Gandeng DPMD Berikan Pelatihan dan Pembinaan Kepada LKD Limbangan

Lukman Nulkahim sangat memahami bahwa di balik kemajuan teknologi, banyak ancaman yang bisa menimpa warga, terutama yang belum akrab dengan dunia digital. Ia ingin membangun sistem pendampingan dan perlindungan warga dari ancaman penipuan online, pencurian identitas, dan penyalahgunaan data pribadi.

Desa Bojongasih ke depan akan memiliki layanan aduan digital yang mudah diakses, serta pelatihan rutin tentang keamanan digital bagi semua kalangan usia. Khusus untuk anak-anak dan remaja, Lukman berkomitmen membentuk program edukasi literasi digital yang bekerja sama dengan sekolah dan tokoh pemuda desa.

Menata Masa Depan, Berakar pada Tradisi

Meski memiliki visi modern, Lukman tidak akan melupakan kearifan lokal dan budaya gotong royong yang menjadi nafas kehidupan desa. Ia ingin menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai fondasi utama dalam membangun Bojongasih. Menurutnya, digitalisasi dan modernisasi harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan nilai-nilai lokal.

“Desa bukan hanya tempat tinggal, tetapi tanah tumpah darah yang harus dijaga, dihormati, dan dimajukan bersama-sama,” tegasnya.

Menuju Bojongasih yang Lebih Baik

Dengan kombinasi antara semangat muda, pengalaman sosial yang kuat, dan visi yang adaptif terhadap zaman, Lukman Nulkahim hadir sebagai harapan baru bagi warga Bojongasih. Di tengah kegelisahan masyarakat atas stagnasi pembangunan dan pelayanan yang tidak merata, Lukman menawarkan arah baru: desa yang mendengar, bergerak, dan melindungi.

Bojongasih membutuhkan pemimpin yang bukan hanya bisa memerintah, tetapi juga melayani. Bukan sekadar membangun jalan, tetapi juga membangun masa depan.

Dan harapan itu kini menguat dalam satu nama: Lukman Nulkahim.

 

(Hs/Yh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Kepemimpinan Pemkab Sukabumi Dinilai Tutup Mata, Jalan Rusak di Gegerbitung Bertahun-tahun Tak Tersentuh Anggaran
Dorong Generasi Sehat, Pemdes Ciengang Salurkan Nutrisi bagi Anak Stunting dan Bumil KEK
Sekdes Cijurey: Program PTSL 2026 Mulai Berjalan, Pengukuran Diprioritaskan
Posyandu Baru dan Perbaikan Jalan Desa Karangjaya Jadi Prioritas, Warga Diharapkan Rasakan Dampak Nyata
Hangatnya Malam Minggu di Kedungwaringin, Siskamling Jadi Wadah Pererat Silaturahmi Warga RT 023
Ringankan Beban Ekonomi, 983 KPM di Margaluyu Terima Bantuan Pangan Berupa Beras dan Minyak Goreng 
Klarifikasi Kades Parakansalak: Pemdes Klaim Sudah Berupaya Tangani Noval, Terkendala Administrasi, Kondisi Pasien, dan Upaya Bantuan Sosial Telah Diberikan
Video Viral Mobil Desa Siaga, Kades Salawangi: Itu Keadaan Darurat, Bukan Disalahgunakan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 02:25 WIB

Dua Kali Kepemimpinan Pemkab Sukabumi Dinilai Tutup Mata, Jalan Rusak di Gegerbitung Bertahun-tahun Tak Tersentuh Anggaran

Rabu, 29 April 2026 - 13:45 WIB

Dorong Generasi Sehat, Pemdes Ciengang Salurkan Nutrisi bagi Anak Stunting dan Bumil KEK

Rabu, 29 April 2026 - 12:20 WIB

Sekdes Cijurey: Program PTSL 2026 Mulai Berjalan, Pengukuran Diprioritaskan

Rabu, 29 April 2026 - 08:05 WIB

Posyandu Baru dan Perbaikan Jalan Desa Karangjaya Jadi Prioritas, Warga Diharapkan Rasakan Dampak Nyata

Sabtu, 25 April 2026 - 14:43 WIB

Hangatnya Malam Minggu di Kedungwaringin, Siskamling Jadi Wadah Pererat Silaturahmi Warga RT 023

Berita Terbaru