Suararakyat.info.Sukabumi – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan bencana longsor di ruas jalan Cipamatutan–Sukatani, tepatnya di sekitar STA 9.00 (perkiraan). Kejadian tersebut terjadi pada malam hari dan menyebabkan badan jalan ambles, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Jalan Cipamatutan–Sukatani merupakan jalur vital yang menghubungkan tiga kecamatan penting di wilayah Sukabumi bagian selatan, yaitu Kecamatan Bojonggenteng, Parakansalak, dan Kalapanunggal. Akibat longsor tersebut, aktivitas masyarakat terganggu secara signifikan, termasuk distribusi logistik, akses pendidikan, serta kegiatan perekonomian warga di tiga kecamatan tersebut.
Menurut keterangan warga setempat, intensitas hujan yang tinggi sejak dua hari terakhir membuat struktur tanah di sekitar tebing jalan menjadi labil. Sekitar pukul 02.00 dini hari, terdengar suara gemuruh yang disusul dengan ambruknya sebagian badan jalan sepanjang beberapa meter. Hingga saat ini, jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dengan sangat hati-hati, sementara kendaraan roda empat sama sekali tidak dapat melintas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Warga saat ini terpaksa memutar jauh untuk bisa menuju kecamatan tetangga. Ini sangat menyulitkan, apalagi bagi warga yang harus bekerja atau mengantar hasil pertanian ke pasar,” ujar Dadang, salah seorang tokoh masyarakat Desa Sukatani.pada rabu (9/7/2025)
Bencana longsor ini kembali mengingatkan pentingnya mitigasi bencana di wilayah rawan longsor, khususnya di kawasan perbukitan seperti Sukabumi. Selain itu, warga berharap adanya peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan sistem drainase agar kejadian serupa tidak terus berulang tiap musim hujan tiba.
(AM)














