Banjir Lumpur Rendam Dua Desa di Tamansari: Warga Soroti Perusakan Lingkungan di Kaki Gunung Salak

- Penulis

Sabtu, 5 Juli 2025 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bogor-Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (5/7/2025), menyebabkan banjir melanda dua desa sekaligus: Desa Sirnagalih, khususnya wilayah RW 04, dan Desa Sukamantri. Tak hanya membawa genangan air, banjir kali ini juga disertai lumpur pekat yang merendam pemukiman dan membuat aktivitas warga lumpuh total.

Banjir tersebut diduga kuat dipicu oleh pengikisan tanah dan aktivitas pembangunan besar-besaran di kawasan hulu, tepatnya di kaki Gunung Salak. Warga menilai bahwa proyek-proyek pembangunan tersebut telah mengganggu keseimbangan lingkungan, merusak saluran air alami, dan memperparah potensi bencana.

Yudi Irawan, salah satu tokoh masyarakat setempat, menyampaikan keprihatinan dan kemarahannya atas bencana ini. Ia menilai bahwa banjir yang terjadi merupakan dampak langsung dari pengerukan lahan secara massif dan tidak terkendali. “Ini banjir pertama yang begitu parah di wilayah kami, dan jelas penyebabnya adalah karena banyaknya pendozeran serta pembangunan yang menyempitkan saluran air di hulu,” tegas Yudi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa lumpur yang terbawa air banjir berasal dari bukit yang digunduli oleh alat berat. “Masyarakat benar-benar resah. Yang paling menyedihkan, pihak-pihak yang melakukan pembangunan justru terlihat tak peduli terhadap dampaknya terhadap warga,” tambahnya dengan nada kecewa.

READ  Banjir Melanda Kabupaten Sorong, 1.500 KK Terdampak dan 250 KK Mengungsi

Senada dengan Yudi, Andri pemerhati lingkungan hidup di wilayah Bogor mengecam keras segala bentuk aktivitas perusakan lingkungan yang terjadi di kawasan Gunung Salak. Menurutnya, daerah tersebut merupakan salah satu wilayah kunci resapan air yang vital bagi ekosistem Kota dan Kabupaten Bogor.

“Kalau tidak dihentikan sekarang, banjir seperti ini akan meluas dan bisa menjalar ke wilayah-wilayah lainnya,” ujar Andri. Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera mencabut seluruh izin proyek pembangunan yang saat ini masih berlangsung di wilayah Tamansari dan Gunung Salak. “Kami minta tindakan tegas dari pemerintah, baik berupa penegakan hukum maupun penghentian langsung di lapangan. Ini bukan hanya soal kelestarian alam, tapi juga menyangkut keselamatan ribuan warga,” katanya menegaskan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah desa, kecamatan, maupun dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Sementara itu, warga terdampak masih bergelut membersihkan rumah mereka dari lumpur dan berharap bantuan segera datang.

 

(BA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Desa Insit, Call Center 110 Jadi Pintu Laporan Warga
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Kolam Udang di Sungai Batang Ancam Mata Pencaharian Nelayan
Ribuan Personel Gabungan diterjunkan Mencari Korban Longsor Gunung Burangrang
Den K9 SAR Siap Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua Bandung Barat
Koarmada III Kerahkan Unsur Guspurla III Salurkan Bantuan untuk Korban akibat Banjir di Halmahera Barat dan Utara
PT NSP Salurkan 158 Paket Sembako dan Lakukan Penanganan Banjir di Teluk Buntal
Kolaborasi TNI AL, Nelayan, Media,Forkopimcam dan Seniman Jabar Bantu Korban Banjir Bandang Sumatra-Aceh
Akses Jalan Utama Kampung Gunung Rompang Desa Loji Kembali Longsor, Warga Gotong Royong Buka Jalur Secara Manual
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 16:55 WIB

Polres Meranti Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Desa Insit, Call Center 110 Jadi Pintu Laporan Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:46 WIB

Diduga Buang Limbah ke Sungai, Kolam Udang di Sungai Batang Ancam Mata Pencaharian Nelayan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:48 WIB

Ribuan Personel Gabungan diterjunkan Mencari Korban Longsor Gunung Burangrang

Senin, 26 Januari 2026 - 01:24 WIB

Den K9 SAR Siap Perkuat Penanganan Bencana Longsor di Cisarua Bandung Barat

Senin, 19 Januari 2026 - 11:16 WIB

Koarmada III Kerahkan Unsur Guspurla III Salurkan Bantuan untuk Korban akibat Banjir di Halmahera Barat dan Utara

Berita Terbaru

Uncategorized

Polri Pimpin Timnas, Pencak Silat Indonesia Borong Emas di Belgia

Rabu, 29 Apr 2026 - 00:05 WIB