Transformasi Akreditasi Pendidikan Tinggi: Program Studi Lebih Relevan Dinilai daripada Institusi

- Penulis

Kamis, 26 Juni 2025 - 00:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surarakyat.info.Jakarta- Dalam sistem pendidikan khususnya ditingkat perguruan tinggi akreditasi adalah proses evaluasi dan penilaian mutu terhadap kampus.

Diketahui akreditasi menjadi instrumen penting dalam pendidikan tinggi di Indonesia karena menjadi kebijakan nasional yang mencerminkan kualitas penyelenggara pendidikan di perguruan tinggi.

Kemudian untuk mendorong transformasi akreditasi agar lebih dinamis dan adaptif terhadap perkembangan jaman baik inovasi riset, capaian pembelajaran dan penguatan tata kelola.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Prof Sumaryoto bicara akreditasi , secara mendasar hal yang terkait dengan akreditasi adalah pengakuan oleh lembaga tertentu, pemerintah BAN-PT kalau swasta lembaga akreditasi mandiri. Pengakuan tersebut berdasarkan kriteria tertentu yang disebut dengan standar-standar.Terpenuhinya standar sesuai dengan kriteria, baru dikeluarkan akreditasi sesuai dengan grade tertentu.

“Di Indonesia ada dua macam akreditasi baik institusi atau perguruan tinggi dan program study.Kalau institusi sifatnya secara keseluruhan, padahal dengan sekian banyak program study yang karakteristiknya berbeda-beda. Hal seperti inilah yang bisa menimbulkan ‘kerancuan’, rancu dalam penilaian.Makanya yang paling tepat akreditasi adalah program study karena prodi lah yang memiliki kurikulum, dosen dan mahasiswa,” ujar Prof Sumaryoto Rektor Unindra kepada SUARARAKYAT.INFO, di Jakarta, Kamis (26/06/2025).

READ  Proyek Kelas SBSN Rp3 Miliar di Inhil Diduga Abai K3: Pekerja Tanpa APD, Kontraktor dan Konsultan Menghilang

Lebih jauh Prof Sumaryoto menyebut terkait dengan kualitas output, sebetulnya jika berbicara akreditasi , yang ditekankan adalah prosesnya, yaitu proses pembelajaran akademiknya. Dalam kaitan ini ada dua unsur yang berinteraksi yaitu tenaga pendidik ( dosen ) dan peserta didik ( mahasiswa ) . Penilaian dalam akreditasi mencakup unsur dosen dan mahasiswa dengan berbagai indikatornya. Dari penilaian

indikator-indikator tersebut, nanti semua bermuara pada nilai akreditasi A,B,dan C

“Jadi kalau hasil akreditasi dikaitkan dengan kepercayaan masyarakat, hal ini tidak menjamin.Terbukti ada program study akreditasi A unggul tapi sepi peminat, sebaliknya ada program study nilai akreditasi B tapi banyak peminat.Ada apa? Sehingga Dimata masyarakat akreditasi ada pengaruh tapi bukan satu-satunya.Ada hal lain yang bisa menentukan seperti daya serap dan masa depan karena menjanjikan, ini fenomena yang ada,”terangnya.

Dikatakan Prof Sumaryoto sampai sekarang dunia industri/usaha lebih mengutamakan kompetensi profesi/praktisi bukan lagi akreditasi bagi lulusan sarjana.Akreditasi penting tapi bukan jaminan.

“Jadi sekarang bersaingnya seberapa jauh menguasai kompetensi profesi tertentu untuk terjun dimasyarakat,”tandasnya.

 

(s handoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih Gelar Doktor Internasional Anda, Program D.S.P.P. Resmi Dibuka di Jakarta!
Revitalisasi SMP Islam Ciherang Sukabumi Senilai Rp1,5 Miliar Disorot, Dugaan Penggunaan Besi Bekas dan Lemahnya Pengawasan Jadi Sorotan
Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak
PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 
Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:37 WIB

Raih Gelar Doktor Internasional Anda, Program D.S.P.P. Resmi Dibuka di Jakarta!

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:09 WIB

Revitalisasi SMP Islam Ciherang Sukabumi Senilai Rp1,5 Miliar Disorot, Dugaan Penggunaan Besi Bekas dan Lemahnya Pengawasan Jadi Sorotan

Jumat, 24 April 2026 - 02:38 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak

Senin, 13 April 2026 - 03:03 WIB

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 

Jumat, 10 April 2026 - 06:29 WIB

Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif

Berita Terbaru