Suararakyat info. Bogor– Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan jajaran TNI dalam rangka menjaga stabilitas keamanan serta mempercepat pembangunan di daerah. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat dengan Komando Distrik Militer (Kodim) yang berada di bawah wilayah Kodam III/Siliwangi.
Acara penandatanganan berlangsung khidmat di Aula Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, pada Rabu (25/6/2025). Bupati Bogor, Rudy Susmanto, hadir langsung untuk menandatangani dokumen komitmen bersama tersebut. Turut mendampingi dalam kegiatan ini antara lain Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi, Dandim 0621/Kabupaten Bogor Letkol Inf. Henggar Tri Wahyono, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika.
Penandatanganan ini menjadi bagian dari langkah strategis memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara unsur pemerintahan sipil dan militer dalam rangka mendukung program-program nasional maupun daerah, termasuk percepatan pembangunan, pengamanan wilayah, hingga penanggulangan bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan militer, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Panglima Kodam III/Siliwangi.

Dalam sambutannya, Jenderal Maruli Simanjuntak menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan dalam menjaga kedaulatan serta ketahanan nasional, terutama di wilayah-wilayah strategis seperti Jawa Barat yang menjadi pusat aktivitas sosial, ekonomi, dan politik. Ia menyambut baik komitmen pemerintah daerah yang semakin terbuka terhadap kerja sama dengan TNI dalam berbagai program kemasyarakatan dan pembangunan.
Sementara itu, Bupati Rudy Susmanto menyatakan bahwa penandatanganan ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menciptakan harmoni antara elemen sipil dan militer. “Kami percaya, pembangunan tidak bisa berjalan optimal tanpa keamanan yang stabil. Begitu pula, keamanan akan lebih kokoh bila masyarakat dan pemerintah daerah menjadi mitra strategis bagi aparat pertahanan,” ungkapnya.
Rudy menambahkan bahwa pihaknya juga mendorong implementasi konkrit dari komitmen ini di lapangan, mulai dari koordinasi dalam penanganan konflik sosial, program ketahanan pangan terpadu, hingga pendampingan Babinsa di sektor desa sebagai ujung tombak pembangunan berbasis masyarakat.
Dengan ditandatanganinya komitmen bersama ini, diharapkan seluruh unsur pimpinan daerah dan TNI di wilayah Kodam III/Siliwangi dapat menjalin sinergi yang semakin erat dan produktif demi mewujudkan stabilitas dan kemajuan Jawa Barat secara menyeluruh.
(Frangky Aan)














