Krisis Lapangan Kerja Kian Parah, Prof. Dr. Sutan Nasomal Kritik Kinerja Kabinet Prabowo-Gibran

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 03:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Kekhawatiran akan memburuknya situasi ketenagakerjaan nasional kembali disuarakan oleh Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, pakar hukum internasional sekaligus ekonom senior tanah air. Dalam keterangannya kepada para pemimpin redaksi media cetak dan daring dalam dan luar negeri, Prof. Sutan menilai bahwa ancaman pengangguran pada tahun 2025 ini semakin membengkak, dan hal itu sudah ia prediksi sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sejak tahun lalu, saya sudah memperingatkan bahwa bila para pembantu presiden dalam Kabinet Merah Putih tidak bekerja ekstra keras membenahi struktur ekonomi nasional, maka rakyat akan menanggung akibatnya. Dan kini terbukti, lowongan pekerjaan justru makin sulit diakses oleh masyarakat,” ujarnya tegas dalam wawancara via telepon dari markas pusat Partai Oposisi Merdeka, yang berlokasi di kawasan Asrama Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (25/6/2025).

Prof. Sutan menilai bahwa pemerintah terkesan hanya fokus pada pencitraan politik dan pembangunan fisik jangka pendek, namun lalai dalam memperkuat sektor ekonomi riil yang menopang kesejahteraan rakyat secara langsung, seperti sektor industri padat karya, pertanian, dan UMKM. “Ekonomi kita ini butuh keberpihakan nyata, bukan sekadar program-program kosmetik yang tak menyentuh akar persoalan,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kritiknya yang tajam, Prof. Sutan juga menyoroti lambannya reformasi birokrasi dan tidak adanya terobosan signifikan dalam mendorong investasi produktif yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar. “Kalau investor hanya diarahkan ke sektor yang padat modal dan minim tenaga kerja, ya jangan heran kalau angka pengangguran makin melonjak,” katanya.

READ  Prof Dr Sutan Nasomal Minta Presiden RI Perintahkan Menterinya Babat Mafia Di Sembako Harus Dimusnahkan              

Menurut data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah pengangguran terbuka per Maret 2025 meningkat menjadi 8,1 juta orang, naik dari 7,3 juta pada periode yang sama tahun lalu. Kondisi ini diperparah dengan semakin sempitnya ruang kerja bagi lulusan baru, sementara dunia industri masih berhati-hati untuk berekspansi di tengah ketidakpastian global dan regional.

Prof. Sutan yang dikenal vokal dan independen sejak era reformasi itu juga mendesak agar pemerintah segera membuka dialog terbuka dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk akademisi, pelaku usaha, serikat buruh, dan kelompok masyarakat sipil untuk merumuskan peta jalan ketenagakerjaan nasional yang lebih adil dan inklusif.

“Rakyat tidak butuh pidato-pidato indah. Mereka butuh pekerjaan, harga yang terjangkau, dan rasa aman dalam hidup. Pemerintah harus segera membuktikan bahwa mereka benar-benar bekerja untuk rakyat, bukan hanya untuk segelintir elite,” pungkasnya.

Pernyataan keras dari Prof. Dr. Sutan Nasomal ini diharapkan menjadi bahan refleksi serius bagi pemerintahan Prabowo-Gibran yang baru berjalan setahun, agar tidak kehilangan arah dan kepercayaan publik di tengah tantangan ekonomi yang kian kompleks.

 

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Kota Sorong Dorong Penyelesaian Internal Terkait Pemalangan Kantor Distrik Sorong Barat
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar
Bamsoet Raih Penghargaan Wartawan Parlemen Awards 2026 Kategori Legislator Penggerak Profesionalisme Institusi dan Aparat Penegak Hukum
Korupsi APBD Kabupaten Sorong Terbongkar, Kerugian Negara Capai Rp54 Miliar
Dugaan Minim nyaTransparansi Proyek Kopdes Merah Putih, Publik Pertanyakan Penggunaan Anggaran Negara di Lapangan
Dr. Charles P.N. Rembang: Pendeta, Akademisi, dan Penggerak yang Menginspirasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 07:59 WIB

DPR Kota Sorong Dorong Penyelesaian Internal Terkait Pemalangan Kantor Distrik Sorong Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 03:45 WIB

Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 03:22 WIB

Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar

Kamis, 16 April 2026 - 15:27 WIB

Bamsoet Raih Penghargaan Wartawan Parlemen Awards 2026 Kategori Legislator Penggerak Profesionalisme Institusi dan Aparat Penegak Hukum

Berita Terbaru