Gerak Cepat Kolaborasi TNI AL, Polairud, dan UPTD Cilaut Ereun:Bantu Nelayan Jayanti yang Perahunya Tenggelam

- Penulis

Selasa, 24 Juni 2025 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Cianjur-Sinergi lintas instansi kembali menunjukkan hasil konkret di wilayah pesisir Selatan Jawa Barat. Minggu pagi (tanggal sesuai kejadian), sebuah perahu nelayan dilaporkan tenggelam akibat dihantam ombak besar di kawasan Pantai Jayanti, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur. Peristiwa tersebut memicu gerak cepat dari jajaran Babinpormar Posmat Cidaun, Posal Pelabuhan Ratu, dan Lanal Bandung yang bersinergi dengan Satpol Airud Polres Cianjur, UPTD Cilaut Ereun, serta Satpel PPC Jayanti.(24/6/2025)

Dalam kejadian tersebut, Kasat Polairud AKP Asep Machfud langsung turun ke lokasi bersama timnya. Mereka didampingi oleh perwakilan dari UPTD Cilaut Ereun, yaitu saudara Auliya Afsal, serta pengawas pantai saudara Fajar. Tim gabungan ini tak hanya melakukan pemantauan dan komunikasi sosial (komsos) dengan masyarakat dan para nelayan, namun juga terlibat aktif dalam proses evakuasi perahu yang karam akibat kerusakan pada lambung yang bocor setelah diterjang ombak.

Proses penyelamatan berlangsung dramatis namun tetap terkendali. Dengan semangat gotong royong, petugas dari TNI AL, Polairud, dan UPTD Cilaut Ereun bekerja sama menarik perahu ke tepian pantai agar tidak semakin hanyut atau menimbulkan bahaya bagi nelayan lainnya.

“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Perahu hanya mengalami kerusakan ringan, namun tetap perlu perhatian serius mengingat gelombang laut belakangan ini cukup tinggi,” ujar AKP Asep Machfud saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, Babinpormar Posmat Cidaun Kopka Irvan setiawan menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan laut sekaligus membangun kepercayaan masyarakat pesisir terhadap aparat.

“Melalui kegiatan monitoring dan komsos, kami berupaya memberikan rasa aman kepada nelayan. Kami juga menghimbau agar masyarakat waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi,” ujar nya di sela kegiatan.

Aksi cepat ini menuai apresiasi dari warga setempat. Banyak nelayan yang mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran aparat yang tanggap, sigap, dan tidak ragu membantu langsung di lapangan.

Sinergitas antara TNI AL, Polri, dan dinas terkait di wilayah pesisir ini diharapkan menjadi teladan dalam upaya perlindungan dan pelayanan masyarakat maritim, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan kecepatan dan kepekaan sosial.

 

(Cep toto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung
Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar
Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS
Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih
Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi
Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi
Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:06 WIB

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung

Rabu, 29 April 2026 - 06:43 WIB

Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar

Rabu, 29 April 2026 - 02:01 WIB

Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS

Rabu, 29 April 2026 - 01:40 WIB

Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi

Berita Terbaru