DAD Pontianak Beri Peringatan Tegas Kepada Oknum yang Mengatasnamakan Adat, Ini Yang Disampaikan

- Penulis

Selasa, 24 Juni 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Pontianak-Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Yohanes Nenes, SH, memanggil lima orang yang diduga bertindak mengatasnamakan adat Dayak.

Pemanggilan ini dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran yang terjadi belum lama ini.

Yohanes Nenes menjelaskan, dari lima orang yang dipanggil, empat di antaranya hadir, yakni LN, I, S, dan H. Sementara satu orang lainnya tidak dapat datang dengan alasan mengalami kecelakaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memberi peringatan terakhir agar tidak mengulangi tindakan yang mengatasnamakan adat Dayak. Jika tetap dilakukan, DAD tidak segan membawa permasalahan ini ke jalur adat maupun hukum positif,” tegas Nenes, Selasa (24/6/2025).

Nenes juga mengingatkan seluruh pengurus DAD agar tetap berada di jalur yang berlaku. Ia menekankan bahwa tidak ada pihak yang dapat menjatuhkan sanksi adat tanpa melalui mekanisme resmi bersama Temenggung dan Dewan Adat Dayak.

READ  Transmigrasi Diprotes Tokoh Adat Kalbar: Pemerintah Dinilai Abai Terhadap Masalah Lama

“Jika ada masyarakat yang menemukan oknum mengatasnamakan DAD dan bertindak di luar aturan, segera laporkan kepada kami,” ujarnya.

Nenes juga menjelaskan bahwa perselisihan yang sempat terjadi belum lama ini murni urusan pribadi antarindividu dari pihak yang berselisih, bukan antar etnis.

“Karena itu, DAD tidak dapat mencampuri urusan rumah tangga pihak lain,” jelas Nenes.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memberi perhatian dan mendukung penyelesaian masalah ini. Nenes berharap peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

“Marilah kita bersama-sama menjaga suasana damai, aman, dan kondusif di Kota Pontianak sebagai rumah bersama bagi semua,” pungkas Nenes.

Nenes juga menegaskan agar masyarakat segera melapor ke DAD Kota Pontianak jika menemukan atau didatangi oknum preman adat yang bukan pengurus adat resmi di tingkat kecamatan se-Kota Pontianak.

 

(Humas DAD Kota Pontianak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPC ASWIN Meranti dan Prokopim Perkuat Sinergi Melalui Konsolidasi dan Silaturahmi Jurnalistik
Menyambut 1448 Hijriah, Bupati Herman Ajak Masyarakat Inhil Perkuat Muhasabah dan Spiritualitas
Bupati Inhil Melalui Staf Ahli Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 11, Harapkan Kemabruran Haji Membawa Manfaat Bagi Sesama
Pemkab Meranti Bantah Framing Pemberitaan Temuan BPK, Sebut Proses TPTGR Sedang Berjalan
Distribusi BBM Nelayan Inhil Dalam Sorotan, Kabid Perikanan Tegaskan Tak Ada Extra dan Barcode untuk Kapal 5 GT ke Atas
Yuliantini Minta Data Kemiskinan Diperkuat, Program Harus Tepat Sasaran hingga Tingkat RT
DPP ASWIN Resmi Sahkan Kepengurusan DPC Kabupaten Kepulauan Meranti Periode 2026–2031
Tingkatkan Sinergitas, Kodaeral XIV Sorong Menerima Kunjungan Kerja SKK Migas Perwakilan Pamalu dan KKKS Petronas Bobara
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:28 WIB

DPC ASWIN Meranti dan Prokopim Perkuat Sinergi Melalui Konsolidasi dan Silaturahmi Jurnalistik

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:40 WIB

Menyambut 1448 Hijriah, Bupati Herman Ajak Masyarakat Inhil Perkuat Muhasabah dan Spiritualitas

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:58 WIB

Bupati Inhil Melalui Staf Ahli Sambut Kepulangan Jamaah Haji Kloter 11, Harapkan Kemabruran Haji Membawa Manfaat Bagi Sesama

Senin, 15 Juni 2026 - 12:32 WIB

Pemkab Meranti Bantah Framing Pemberitaan Temuan BPK, Sebut Proses TPTGR Sedang Berjalan

Senin, 15 Juni 2026 - 07:52 WIB

Distribusi BBM Nelayan Inhil Dalam Sorotan, Kabid Perikanan Tegaskan Tak Ada Extra dan Barcode untuk Kapal 5 GT ke Atas

Berita Terbaru