Indonesia-Belanda Teken MoU Pertanian Berkelanjutan: Dorong Ketahanan Pangan dan Keterlibatan Generasi Muda

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Indonesia dan Belanda resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis di bidang pertanian berkelanjutan, menandai langkah penting dalam kerja sama bilateral yang berfokus pada transformasi sektor pangan dan pertanian nasional. Penandatanganan kerja sama ini mencakup berbagai aspek penting, seperti pengembangan hortikultura, penerapan teknologi greenhouse (rumah kaca modern), penyediaan benih unggul, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia khususnya di kalangan generasi muda petani.

Penandatanganan MoU berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, dengan kehadiran langsung Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Sudaryono, yang menyambut delegasi resmi dari Pemerintah Belanda. Dalam sambutannya, Wamen Sudaryono menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

“Dengan teknologi dan keahlian dari Belanda, kita ingin mempercepat transformasi sektor pertanian nasional. Kerja sama ini membuka ruang untuk investasi strategis, transfer pengetahuan, serta modernisasi sistem pertanian kita dari hulu ke hilir,” ujar Sudaryono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belanda dikenal sebagai salah satu negara terdepan dalam teknologi pertanian modern, meski memiliki keterbatasan lahan. Kemampuannya dalam mengelola lahan pertanian secara efisien melalui sistem greenhouse, teknologi presisi, dan inovasi benih unggul menjadikannya mitra yang ideal bagi Indonesia yang memiliki potensi sumber daya alam melimpah namun masih menghadapi tantangan produktivitas dan regenerasi petani.

MoU ini juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pertanian. Pemerintah Indonesia menargetkan agar anak-anak muda tidak lagi memandang sektor ini sebagai pekerjaan tradisional, tetapi sebagai bidang masa depan yang menjanjikan berkat integrasi teknologi, pasar digital, dan inovasi pertanian cerdas.

READ  Kemendes PDTT Yandri Susanto Apresiasi 15 Desa Berkinerja Baik dalam Upaya Penurunan Stunting: Komitmen Nyata Membangun Generasi Sehat dan Berkualitas

“Anak muda harus berada di garda depan pertanian modern. Lewat kerja sama ini, kita akan membuka lebih banyak peluang pelatihan, magang, dan penguatan kapasitas agar petani muda kita siap menghadapi tantangan pangan global,” tegas Sudaryono.jumat (20/6/2025)

Sejumlah proyek percontohan (pilot project) akan segera dirancang di beberapa daerah strategis untuk mengimplementasikan teknologi Belanda, mulai dari sistem tanam tertutup, irigasi cerdas, hingga pemanfaatan data dan AI untuk mendukung keputusan budidaya.

Kolaborasi ini juga membuka peluang besar bagi pelaku usaha lokal, koperasi petani, dan start-up agritech di Indonesia untuk terlibat langsung dalam rantai inovasi pertanian berkelanjutan. Dengan sinergi yang tepat, Indonesia berharap dapat tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri, tetapi juga memperluas ekspor produk hortikultura berkualitas ke pasar internasional.

Penandatanganan MoU ini disambut baik oleh berbagai kalangan, termasuk asosiasi petani, pelaku industri benih, serta lembaga pendidikan dan pelatihan pertanian. Harapannya, kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pertanian yang tangguh, efisien, dan adaptif terhadap perubahan iklim serta dinamika pasar global.

 

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia
Bunda PAUD Papua Barat Daya Komitmen Dorong Akses Pendidikan Prasekola untuk Seluruh Anak Usia Dini
Sepihak Pasang Tanda Jual Cepat, Oknum Pegawai Bank BRI Diduga Intimidasi Nasabah.
Forkopimcam Parungkuda Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional, Usung Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Bangsa dan Negara”
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:45 WIB

Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:10 WIB

Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:04 WIB

Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB