Suararakyat.info.Kep Meranti-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya dalam mendorong penyiapan tenaga kerja daerah yang berkualitas, legal, dan siap bersaing di tingkat internasional. Dalam sebuah pertemuan strategis bersama tokoh masyarakat dan organisasi pelindung migran, langkah ini digagas sebagai solusi jangka panjang terhadap persoalan migrasi ilegal dan perlindungan warga negara di luar negeri.

“Anak-anak kita harus siap sejak dari kampung. Dilatih, dibina, dan diberangkatkan secara resmi dengan pendampingan pemerintah. Di situlah peran negara dan daerah hadir untuk melindungi warganya,” ujar Muzamil, bupati Meranti, saat menyampaikan pernyataan resminya.(18/6/2025)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa dengan membentuk SDM yang terampil dan terdidik, tenaga kerja asal Meranti akan lebih dihargai, memperoleh upah layak, serta menikmati perlindungan hukum dan sosial di negara tujuan.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Perkumpulan Pelindung Migran Luar Negeri (PPMLN), Husbi Kurniallah, menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah agar membuka akses dan kemudahan kerja sama dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Harapan kami tentu ada dukungan dari pemerintah. Mungkin melalui kerja sama imigrasi atau kesepahaman antarnegara, agar jalur-jalur resmi bisa dibuka dan mempermudah masyarakat kita yang ingin bekerja ke luar negeri secara legal dan terlindungi,” kata Husbi.
Pertemuan ini dipandang sebagai tonggak awal bagi Pemkab Kepulauan Meranti untuk membangun sistem penempatan tenaga kerja luar negeri yang berbasis keterampilan, perlindungan hukum, dan tata kelola yang tertib dan transparan. Pemerintah daerah juga menyatakan akan berperan aktif sebagai fasilitator utama dalam memberdayakan masyarakat, sekaligus membangun jaringan diplomatik dan kelembagaan untuk mendukung diaspora Meranti di berbagai belahan dunia.
Adapun langkah ke depan yang direncanakan meliputi:
✅ Pengembangan program pelatihan kerja terpadu berbasis kebutuhan pasar kerja internasional
✅ Pelatihan bahasa asing, pendidikan hukum migrasi, dan penguatan etika kerja
✅ Pendampingan resmi dalam proses keberangkatan dan pemantauan selama bekerja di luar negeri
✅ Skema reintegrasi sosial dan ekonomi pasca-kontrak kerja
Dengan strategi ini, Kabupaten Kepulauan Meranti berharap mampu menekan angka migrasi ilegal, meningkatkan kualitas hidup warga, serta membentuk diaspora Meranti yang unggul dan berkontribusi aktif terhadap pembangunan daerah dan nasional.
(Umarul)













