Suararakyat.info.Cianjur – Dalam upaya menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di laut, Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Cianjur bersama Babinpotmar Posmat Cidaun Posal Pelabuhan Ratu, Lanal Bandung, melaksanakan patroli laut rutin dan kegiatan sambang masyarakat pesisir di Pantai Jayanti, Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Jumat (13/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas antara Kepolisian dan TNI AL dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di kawasan pesisir selatan Jawa Barat yang rawan terhadap dinamika perairan, seperti gelombang tinggi dan cuaca ekstrem. Patroli gabungan ini berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dan berfokus pada pemantauan aktivitas perahu nelayan, pengunjung pantai, serta penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di laut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaan giat ini, personel Sat Polairud yang dipimpin oleh AKP Asep Machfud, bersama Kopka AL Irvan S dari Babinpotmar Posmat Cidaun, menyambangi sejumlah titik pemukiman warga pesisir dan berdialog langsung dengan para nelayan yang sedang bersiap melaut. Mereka mengingatkan pentingnya menggunakan alat keselamatan seperti pelampung serta kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Sinergi TNI-Polri sangat penting untuk menciptakan rasa aman di wilayah pesisir. Kami hadir bukan hanya untuk patroli, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat agar lebih siap menghadapi risiko perairan,” ungkap AKP Asep Machfud di sela kegiatan.

Selain patroli dan edukasi keselamatan, kegiatan ini juga menciptakan ruang dialog antara aparat keamanan dan masyarakat. Banyak nelayan yang menyampaikan keluh kesah terkait perubahan cuaca ekstrem serta harapan agar patroli seperti ini dilakukan secara berkala, guna meminimalisir potensi kecelakaan laut maupun gangguan kamtibmas di sekitar perairan.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan positif dari warga pesisir Pantai Jayanti. Tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasinya atas kehadiran aparat yang terus peduli dan membangun komunikasi langsung dengan warga. Kolaborasi yang erat antara Polairud dan Babinpotmar ini dinilai mampu menjadi fondasi kuat untuk menciptakan lingkungan perairan yang aman, tertib, dan mendukung kesejahteraan masyarakat nelayan.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan terciptanya hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat pesisir. Selain meningkatkan keamanan laut, kegiatan sambang dan penyuluhan ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi tantangan kelautan.

Dokumentasi lengkap kegiatan ini turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi yang dikirimkan kepada Dirpolairud Polda Jabar, Wadirpolairud, serta jajaran pejabat terkait lainnya.
Langkah-langkah seperti ini menunjukkan bahwa penjagaan laut bukan hanya soal patroli dan pengawasan, tetapi juga membangun kepercayaan, komunikasi, dan edukasi yang terus-menerus kepada masyarakat pesisir pilar utama dalam menciptakan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
(Cep Toto)














