Suararakyat.info Bengkalis — Masyarakat Kabupaten Bengkalis diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi isu yang beredar di media sosial mengenai kewajiban vaksinasi Tuberkulosis (TBC).
Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait pemberlakuan vaksinasi TBC bagi masyarakat umum.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ermanto, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Irawadi, menjelaskan bahwa informasi mengenai vaksinasi TBC yang dikabarkan akan segera diterapkan secara massal belum dapat dipastikan kebenarannya. Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan saat ini masih dalam tahap penelitian dan uji coba terhadap vaksin tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah melakukan komunikasi langsung dengan Kementerian Kesehatan. Hingga sekarang, belum ada petunjuk resmi atau keputusan tertulis mengenai pelaksanaan vaksinasi TBC bagi masyarakat umum,” ujar Irawadi di Bengkalis, Rabu (4/6/2025).
Ia menjelaskan bahwa proses pengembangan vaksin TBC sangat kompleks dan memerlukan waktu yang cukup panjang sebelum bisa digunakan secara luas. Saat ini, vaksin tersebut masih dalam tahap uji klinis pada hewan dan belum dinyatakan aman maupun efektif untuk penggunaan massal.
“Ini adalah proses yang tidak bisa dilakukan secara cepat. Mungkin saja vaksinasi TBC baru bisa dilaksanakan sekitar tahun 2028, jika seluruh tahap uji coba berjalan lancar dan terbukti aman serta efektif,” tambahnya.
Irawadi juga meluruskan informasi yang menyebutkan adanya vaksinasi TBC di beberapa wilayah. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan merupakan program vaksinasi massal untuk masyarakat, melainkan bagian dari uji coba terbatas yang dilakukan oleh institusi riset tertentu di bawah pengawasan ketat.
“Yang beredar di media sosial itu sebagian besar hanyalah informasi sepotong. Memang ada uji coba vaksin, namun itu tidak berarti vaksin akan segera diberikan kepada masyarakat. Sampai saat ini, belum ada keputusan nasional mengenai hal tersebut,” tegasnya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis kembali mengimbau masyarakat untuk selalu mendapatkan informasi dari sumber resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus menyampaikan informasi terkini jika ada kebijakan baru dari pemerintah pusat.**(Tengku)














