Pawai Budaya Naik Dango II Meriahkan Kota Pontianak, DAD Dorong Promosi Pariwisata Budaya

- Penulis

Sabtu, 26 April 2025 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi–Kota Pontianak kembali menjadi saksi kemeriahan budaya Dayak dalam gelaran Pawai Budaya Naik Dango II tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kota Pontianak, Sabtu (26/4/2025). Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pelestarian warisan budaya lokal, tetapi juga menjadi medium strategis promosi pariwisata berbasis kearifan lokal.

Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, secara simbolis melepas rombongan peserta pawai dari kawasan Rumah Betang di Jalan Letjen Sutoyo. Rute pawai kemudian melintasi sejumlah jalan protokol seperti Jalan Ahmad Yani I dan Jalan Sultan Abdurrahman, sebelum akhirnya mencapai garis finis di Rumah Radangk, Jalan Sultan Syahrir.

Meski hujan mengguyur saat pelepasan, antusiasme para peserta tak surut. Puluhan kendaraan hias dari enam kontingen DAD kecamatan se-Kota Pontianak tampil memukau, membawa ornamen khas, kostum adat, serta atraksi budaya yang menggambarkan kekayaan etnis Dayak di Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dentuman musik tradisional menggema di sepanjang rute pawai, mengiringi langkah para penari dan pemusik yang menyatu dalam harmoni kultural. Pengamanan dan pengawalan jalannya kegiatan dilakukan oleh personel Polresta Pontianak, sementara dua unit pemadam kebakaran swasta disiagakan guna mendukung kelancaran acara.

Ketua Panitia Naik Dango II, Vinsensius Lintas, menyampaikan bahwa kegiatan pawai merupakan bagian integral dari rangkaian perayaan Naik Dango yang mengakar kuat dalam budaya Dayak Kanayatn.

“Agenda pawai budaya ini bertujuan mendukung promosi pariwisata budaya di Pontianak sekaligus mengenalkan kekayaan tradisi Dayak kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan. Partisipasi aktif dari enam DAD kecamatan dan sanggar-sanggar budaya adalah cerminan komitmen bersama menjaga dan merawat jati diri budaya kita,” ujar Vinsensius.

READ  Pesona Pantai Cemara Cipanglay Cianjur Selatan, Destinasi Wisata Indah yang Aman dan Bersih Berkat Sinergi Babinpotmar dan BUMDes

Usai pawai, prosesi dilanjutkan dengan ritual adat Ngantat Panompok, yakni seremoni sakral yang melambangkan penghormatan terhadap hasil pertanian. Enam kontingen DAD kecamatan berpartisipasi dalam prosesi ini, diiringi musik tradisional seperti gamelan bambu dan suling Dayak.

Ngantat Panompok, secara filosofis berarti “mengantar hasil panen ke tempat penyimpanan” — sebuah ekspresi rasa syukur kepada Jubata (Tuhan) dan para leluhur atas keberhasilan musim tanam tahun lalu. Dalam prosesi ini, digelar pula tarian panompok sebagai simbol penghormatan dan doa untuk musim tanam berikutnya.

“Ritual ini bukan sekadar tradisi, melainkan pengingat historis tentang perjuangan leluhur Dayak, dari menanam hingga memanen. Prosesi ini sekaligus mengajarkan nilai-nilai spiritual dan ekologis yang sudah diwariskan turun-temurun,” terang Vinsensius.

Pawai budaya dan ritual adat turut dihadiri tamu lintas etnis serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pontianak, memperkuat nilai keberagaman dan kohesi sosial antarwarga.

Panitia mengapresiasi dukungan Polresta Pontianak dan seluruh pihak yang turut menyukseskan rangkaian kegiatan Naik Dango II. Di akhir acara, panitia juga mengimbau seluruh peserta dan masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas, kebersihan, serta nilai-nilai toleransi yang telah menjadi fondasi kehidupan berbudaya di Kota Pontianak.

 

(Jn//98)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesona Pangandaran: Dari Kampung Nelayan hingga Surga Wisata “Hawaii van Java”
SPLASH DAY OUT: AQUA YOGA, EXPERIENCE WELLNESS SERU DI WATERBOOM LIPPO CIKARANG
Malam Puncak Duta Wisata Riau 2026: Ajang Bergengsi Lahirkan Wajah Baru Pariwisata Melayu
Akses Jalan Purabaya–Jampang Tengah Dibuka Bertahap, DPU Kebut Pembersihan Longsor Demi Pulihkan Aktivitas Warga
Spot Foto Makin Estetik, Taman Bunga Impian Okura Pekanbaru Hadirkan Layanan Sewa Properti Wisata
Dorong Pariwisata Berkelanjutan di Sukabumi, Iman Adinugraha Gelar Pelatihan Pariwisata Sirkular Libatkan Puluhan Pegiat Wisata
Damkar dan PLN Pelalawan Respon Cepat Amankan Ruko yang Nyaris Terbakar
Puncak Guha, Surga Tersembunyi Garut yang Kian Dilirik Wisatawan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 01:03 WIB

Pesona Pangandaran: Dari Kampung Nelayan hingga Surga Wisata “Hawaii van Java”

Kamis, 16 April 2026 - 00:17 WIB

SPLASH DAY OUT: AQUA YOGA, EXPERIENCE WELLNESS SERU DI WATERBOOM LIPPO CIKARANG

Senin, 13 April 2026 - 03:14 WIB

Malam Puncak Duta Wisata Riau 2026: Ajang Bergengsi Lahirkan Wajah Baru Pariwisata Melayu

Selasa, 7 April 2026 - 11:06 WIB

Akses Jalan Purabaya–Jampang Tengah Dibuka Bertahap, DPU Kebut Pembersihan Longsor Demi Pulihkan Aktivitas Warga

Minggu, 22 Maret 2026 - 03:52 WIB

Spot Foto Makin Estetik, Taman Bunga Impian Okura Pekanbaru Hadirkan Layanan Sewa Properti Wisata

Berita Terbaru