Sekdes Selawangi Ririn Angkat Bicara Soal Permintaan Salahsatu Warga Minta Copot Jabatannya Sebagai Sekdes

- Penulis

Senin, 21 April 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi-Menanggapi Pemberitaan disalahsatu media Online terkait adanya tuntutan pencopotan dirinya dari jabatan  Sekertaris desa Salawangi oleh pihak keluarga yang merasa dirugikan oleh pihak Pemerintah desa Selawangi karena dianggap tidak menunjukkan profesionalisme dalam pelayanan masyarakat.

Sekertaris Desa Selawangi,  Ririn Rintawati angkat bicara menurutnya  Untuk tuntutan pencopotan jabatannya oleh pihak keluarga tersebut terlalu berlebihan dan tidak memiliki dasar dan mekanisme yang jelas serta tidak sesuai aturan.

” Kalau saya pemakai Narkoba atau Korupsi baru bisa dicopot jabatan saya. Tapi kalau mereka membuat stetmen dimedia meminta copot jabatan saya dia sebagai apa ?.” Ungkap Ririn Saat ditemui Sukabuminews diruangan Kantor desa Selawangi Kecamatan Sukaraja. Senin (21/04/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebihlanjut, Ririn menjelaskan Untuk masalah pembuatan surat permohonan keterangan kematian itu berdasarkan laporan Heru Gunawan sebagai pemohon yang mengaku sebagai suaminya dengan membawa dokumen Kartu Keluarga ( KK) asli menyampaikan bahwa istrinya telah meninggal dunia sejak 20 Maret 2019.

” Namun Surat keterangan kematian tersebut dibatalkan oleh pihak Disdukcapil Kabupaten Sukabumi setelah mendapat informasi bahwa data istrinya tersebut masih hidup dan sudah menjadi warga Kota Sukabumi.” Kata Ririn. Senin (21/04).

Masihkata, Ririn menyampaikan bahwa data istrinya tersebut sudah tidak terdaftar di Disdukcapil Kabupaten sebagai warga kabupaten tapi sudah berdomisili menjadi warga kota Sukabumi.

” Setelah berkoordinasi dengan pihak desa Selawangi secara otomatis pihak Disdukcapil membatalkan penerbitan surat permohonan keterangan kematian tersebut dikarenakan data warganya itu sudah bukan warga kabupaten melainkan warga kota. Kalau memang  surat kematian itu terbit warga tersebut secara otomatis tidak akan bisa membuat kelengkapan administrasi dimana pun karena sudah dihapus oleh Disdukcapil,” bebernya.

READ  Fraksi Golkar DPRD Kota Sorong Kritik Kinerja Pemkot Sorong dalam RPJMD

Ririn juga menegaskan apabila warga tersebut masih terus menerus mempermasalahkan hal itu Pemdes Salawangi Akan Tuntut balik secara hukum.

” Kami selaku Pemdes Salawangi akan menuntut balik  Heru Gunawan sebagai Pemohon yang kala itu statusnya tersebut berdasarkan dokumen KKnya masih sebagai suaminya. Karena telah memberikan keterangan palsu kepada pemerintah desa Selawangi.” Tegasnya

Ririn juga menyampaikan Pemdes tidak bisa membuat surat keterangan tampa adanya laporan dari pihak keluarga kalau tidak berdasarkan dokumen sah.

‘ Kepala desa atau pun saya selaku sekertaris desa dimana mempunyai kewemangan untuk menanda tangani surat itu apabila setelah diparaf oleh pembuat surat  yaitu staf pemerintah Desa dan telah  sesuai dengan data  pelapor serta  penunjang dokumen yang syah.” Tuturnya

” Dengan adanya kejadian ini Pemdes Selawangi secara gerak cepat sudah berkoordinasi dengan pihak pemohon dengan menelponnya namun nomornya tersebut sampai saat ini tidak bisa dihubungi.” Ujarnya.

Meski demikian, Ririn mengakui bahwa peristiwa ini menjadi pelajaran dan akan dijadikan bahan evaluasi terhadap kinerja pelayanan aparatur desa.

“Ke depan, kami akan lebih berhati-hati dan teliti dalam menerima laporan dari warga, khususnya yang berkaitan dengan data kependudukan yang sensitif  supaya kejadian serupa tidak terulang kembali.” pungkasnya

 

(Prim RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kiandarat Darat Optimistis Pertahankan Gelar di Musabaqah Tilawatil Qur’an
Pelaksanaan MTQ Ke-XII SBT Dinilai Minim Persiapan hingga Kehilangan Nilai Syiar dan Dampak Ekonomi
Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV
Viral Kasus Dugaan Sodomi Anak di Bawah Umur, Aparat Bergerak Cepat Tangani Korban dan Kejar Pelaku
Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:49 WIB

Kiandarat Darat Optimistis Pertahankan Gelar di Musabaqah Tilawatil Qur’an

Minggu, 19 April 2026 - 07:41 WIB

Pelaksanaan MTQ Ke-XII SBT Dinilai Minim Persiapan hingga Kehilangan Nilai Syiar dan Dampak Ekonomi

Minggu, 19 April 2026 - 02:13 WIB

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Viral Kasus Dugaan Sodomi Anak di Bawah Umur, Aparat Bergerak Cepat Tangani Korban dan Kejar Pelaku

Sabtu, 18 April 2026 - 07:53 WIB

Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%

Berita Terbaru