Suararakyat.info.Yogyakarta – Ketua Umum Gerakan Jalan Lurus (GJL) dan Gerakan Anti Mafia Tanah Republik Indonesia (GAMAT-RI), Riyanta, melakukan kunjungan langsung ke Desa Wisata Pedukuhan Plono-Nglinggo, Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Dalam kunjungan tersebut, Riyanta didampingi oleh tim advokat, paralegal, serta perwakilan GJL GAMAT-RI dari Kota Semarang, Kabupaten Jogjakarta, dan Jawa Tengah.20/4/2025
Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan semangat kepada warga yang terdampak isu terkait Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Menurut data yang dihimpun, terdapat sekitar 35 warga yang diduga mengalami kerugian akibat pengembangan kawasan tersebut.
“Kami mendorong warga agar tidak takut menyampaikan kebenaran. Jika memang ada dugaan penyalahgunaan wewenang, korupsi, atau pungli, sampaikan saja. Negara hadir untuk melindungi rakyat,” ujar Riyanta di hadapan warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menyambut baik langkah Kejaksaan Negeri Kulon Progo yang telah mulai memanggil warga untuk dimintai keterangan terkait dampak dari program KSPN tersebut. Riyanta menegaskan bahwa GJL dan GAMAT-RI akan terus mengawal proses ini hingga tuntas dan memastikan hak-hak warga tidak terabaikan.
“Yang benar harus dibenarkan, dan yang salah harus disalahkan,” tegas Riyanta, menutup pertemuan dengan penuh optimisme bahwa Desa Wisata Nglinggo akan terus berkembang dan maju.
(Sukindar)














