Banyaknya Peredaran Obat Golongan G di Sukabumi, Sekjen DPW GMDM Azhar Vilyan Angkat Bicara

- Penulis

Sabtu, 12 April 2025 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi– Maraknya peredaran obat-obatan golongan G di wilayah Sukabumi belakangan ini menuai keprihatinan dari berbagai pihak, khususnya dari kalangan pegiat anti-narkoba. Sekretaris DPW Sukabumi Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Azhar Vilyan, akhirnya angkat bicara mengenai fenomena yang semakin meresahkan masyarakat tersebut.

Obat golongan G, yang sejatinya merupakan obat dengan kandungan zat psikotropika dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter, kini kian mudah diperoleh secara ilegal. Beberapa jenis yang umum disalahgunakan di antaranya tramadol, trihexyphenidyl, dan hexymer. Meski bukan tergolong narkotika, penyalahgunaan obat golongan G bisa menimbulkan efek adiktif serta kerusakan fisik dan mental jika dikonsumsi tanpa pengawasan medis.

Dalam keterangannya kepada awak media, Azhar Vilyan mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya kasus penyalahgunaan obat golongan G yang banyak melibatkan remaja dan pelajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami melihat ada pola peredaran yang sistematis dan masif. Banyak remaja yang dijadikan sasaran oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang memperjualbelikan obat ini secara bebas di luar jalur resmi,” ujarnya.(12/4/2025)

Azhar menegaskan bahwa peredaran ilegal obat golongan G merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Ia menyoroti lemahnya pengawasan terhadap apotek, toko obat, serta jalur distribusi gelap yang kerap digunakan oleh sindikat untuk mengedarkan obat-obatan terlarang tersebut.

“Harus ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum dan dinas kesehatan untuk memperketat pengawasan serta menindak pelaku yang terbukti menjual obat-obatan ini tanpa resep. Kami dari GMDM siap mendukung langkah-langkah tersebut dengan kampanye edukasi dan sosialisasi di tingkat sekolah dan masyarakat,” tegasnya.

READ  GMDM Depok Gelar Aksi Sosialisasi Bahaya Narkoba dalam Peringatan HANI 2025

GMDM sebagai organisasi yang fokus pada pemberantasan narkoba dan penyelamatan generasi muda, juga mendesak agar pemerintah daerah Kota dan Kabupaten Sukabumi segera membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk menangani penyalahgunaan obat golongan G. Menurut Azhar, perlu ada kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, BNN, serta organisasi masyarakat sipil agar solusi yang diterapkan benar-benar menyentuh akar permasalahan.

Selain penindakan, Azhar juga menekankan pentingnya pendekatan preventif dan rehabilitatif. Ia mengatakan bahwa banyak remaja yang terjerat penyalahgunaan obat karena kurangnya edukasi tentang bahaya zat adiktif serta lingkungan sosial yang permisif terhadap penyalahgunaan obat.

“Kita tidak bisa hanya menindak. Harus ada upaya penyelamatan. Mereka yang sudah terjerat harus diberikan rehabilitasi, pembinaan, serta diarahkan kembali ke jalur pendidikan dan pengembangan diri,” tambahnya.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta untuk turut aktif melaporkan jika menemukan adanya dugaan penjualan obat golongan G secara ilegal di lingkungan sekitar. Azhar menyebutkan bahwa partisipasi masyarakat adalah kunci utama dalam memutus rantai distribusi gelap yang selama ini sulit dilacak.

Menutup pernyataannya, Azhar mengajak semua elemen bangsa untuk menjadikan isu penyalahgunaan obat golongan G sebagai perhatian bersama. “Kita harus bersatu. Ini bukan hanya tugas polisi atau pemerintah saja, tetapi juga tugas kita semua untuk melindungi anak-anak kita dari bahaya yang mengintai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda PBD Pastikan Sinergi TNI-Polri dan Warga Jaga Keamanan Bersama Saat Kunjungan RI 2 di Papua Barat Daya
Renovasi Gereja  Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Dapat Sentuhan TMMD, Jemaat ERROI Ucap Syukur
Progres Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 56 Persen di wilayah Kodam XVIII/Kasuari
Dugaan Modus Travel Bodong Berkedok Ibadah Haji–Umroh Terbongkar, Puluhan Jamaah Terlantar di Bandara
Tonggak Sejarah Baru di Hari Kartini: UU PPRT Disahkan, Negara Akui Hak dan Martabat Pekerja Rumah Tangga
Wapres Gibran Rakabuming Raka Pastikan Program Presiden Berdampak Nyata bagi Masyarakat Papua
Wapres Gibran Kunjungi Pasar Ikan Jembatan Puri Di Sorong, Borong Dagangan dan Sapa Masyarakat
Hari Kartini 2026, Wapres Gibran Rakabuming Raka Berbagi Kebahagiaan dengan Mama-Mama Papua Di Sorong
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:45 WIB

Polda PBD Pastikan Sinergi TNI-Polri dan Warga Jaga Keamanan Bersama Saat Kunjungan RI 2 di Papua Barat Daya

Jumat, 24 April 2026 - 07:39 WIB

Renovasi Gereja  Persekutuan Kristen Alkitab Indonesia (GPKAI) Dapat Sentuhan TMMD, Jemaat ERROI Ucap Syukur

Jumat, 24 April 2026 - 04:19 WIB

Progres Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV Capai 56 Persen di wilayah Kodam XVIII/Kasuari

Jumat, 24 April 2026 - 03:01 WIB

Dugaan Modus Travel Bodong Berkedok Ibadah Haji–Umroh Terbongkar, Puluhan Jamaah Terlantar di Bandara

Rabu, 22 April 2026 - 12:52 WIB

Tonggak Sejarah Baru di Hari Kartini: UU PPRT Disahkan, Negara Akui Hak dan Martabat Pekerja Rumah Tangga

Berita Terbaru