Polda Jateng Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Solo-Jogja untuk Kelancaran Arus Mudik

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Semarang-Guna mengantisipasi lonjakan arus mudik kendaraan di H+1 hingga hari ini, (Rabu, 2/4/2025), Polda Jawa Tengah melakukan rekayasa lalu lintas di ruas Tol Solo-Jogja. Kepadatan ini terjadi karena tingginya mobilitas masyarakat yang menuju Yogyakarta setelah puncak arus mudik pada 28-29 Maret 2025.

Dalam keterangan nya di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung pada pukul 10.30 WIB, Dirlantas Polda Jateng, Brigjen Pol Sonny Irawan, menyampaikan bahwa lonjakan arus kendaraan di jalur Solo-Jogja mulai meningkat setelah puncak arus mudik. Oleh karena itu, Polda Jateng melakukan rekayasa lalu lintas di Gerbang Tol Prambanan untuk mengurai kepadatan.

“Kami melihat bahwa arus kendaraan yang masuk ke Jogja meningkat drastis, sehingga diperlukan penyesuaian pola rekayasa lalu lintas agar pergerakan kendaraan tetap lancar. Rekayasa ini diperlukan karena jalur arteri Klaten-Jogja memiliki kapasitas jalan yang lebih kecil dan rentan terjadi kemacetan jika tidak ditangani dengan baik,” ujar Brigjen Pol Sony Irawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah rekayasa yang dilakukan adalah mengubah arah lalu lintas di Taman Martani, yang sebelumnya digunakan untuk arus balik, kini dialihkan untuk arus mudik ke Jogja. Hal ini dilakukan karena volume kendaraan yang menuju Yogyakarta lebih tinggi dibandingkan yang menuju Solo.

Sebagai bagian dari upaya ini, sterilisasi jalur dilakukan agar perubahan arah dapat berjalan dengan lancar. Rekayasa ini bertujuan untuk menghindari penyumbatan arus kendaraan di jalur arteri Klaten-Jogja yang memiliki kapasitas jalan lebih kecil dibandingkan jalur tol.

Dari evaluasi sementara yang dilakukan terhadap arus mudik dan balik Lebaran 2025 ini, pihaknya menemukan adanya fenomena anomali pergerakan kendaraan, di mana arus mudik dari wilayah Jakarta-Cikampek hingga Kalikangkung serta tol Solo-Jogja pasca hari raya Idul Fitri 1446 H mengalami peningkatan. Fenomena ini diduga sebagai akibat dari aktivitas mudik lokal masyarakat dalam rangka Syawalan yang melintasi antar kabupaten.

READ  Polsek Gumelar Polresta Banyumas Berikan Bantuan Warga Terdampak Tanah Longsor

“Peningkatan ini terjadi hanya di wilayah aglomerasi (antar kabupatan) saja. Sebagai contoh di GT Kalikangkung pada siang hari ini arus kendaraan yang masuk cukup berimbang, yang keluar dari arah timur didominasi kendaraan dari aglomerasi semarang kendal demak, sedangkan yang masuk aglomerasi dari wilayah barat,” ungkap Brigjen Pol Sony Irawan.

Meski arus mudik dan balik di Jawa Tengah secara umum disebutnya masih berjalan aman dan lancar, dirinya mengungkap masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, terutama dalam penanganan bencana alam seperti genangan air di beberapa daerah.

“Meski penanganannya yang dilakukan secara sinergi dengan stakeholder terkait telah cukup baik namun perlu kami evaluasi sehingga ke depan dapat lebih maksimal dalam penanganannya.,” tegasnya.

Dir lantas mengimbau seluruh masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan ketertiban dalam berlalu lintas. Jika terjadi kepadatan lalu lintas, di harapkan bersabar, tetap tenang, serta patuhi rambu-rambu lalu lintas dan instruksi petugas di lapangan.

Untuk menghindari kemacetan, di harapkan bijak dalam memilih waktu perjalanan dan, jika memungkinkan, hindari bepergian pada jam-jam sibuk (peak hours).

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu bersikap sabar dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Kepadatan kendaraan memang dapat terjadi, terutama pada jam-jam sibuk. Namun, dengan disiplin dan kesadaran dalam berlalu lintas, kita dapat mencegah kemacetan yang lebih parah dan menghindari potensi kecelakaan. Keselamatan adalah prioritas utama, mari bersama-sama wujudkan lalu lintas yang lebih tertib dan nyaman untuk semua.” Pungkasnya

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Apresiasi Kinerja Polisi, Tokoh Perempuan Inhil Hj. Darnawati Desak Pendampingan Maksimal bagi Korban Dugaan Pencabulan Anak di Kuala Enok
Paijo Parikesit Desak KPK Periksa dan Tangkap Raja Juli Antoni dalam Pengembangan Kasus OTT Bupati Kuansing
META Menghadap Komdigi, Sepakat Bentuk Tim Berantas Spam Judi Online
Ratusan Jurnalis Soroti Pembatasan Liputan di Kejari Kabupaten Sukabumi, Transparansi Pemusnahan Barang Bukti Dipertanyakan
Hari Kelautan Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Komitmen Menjaga Laut untuk Mewujudkan Desa Pesisir yang Maju dan Sejahtera
Perkuat Logistik dan Ketahanan Pangan Desa, Pemerintah Salurkan Pickup Mahindra untuk Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Gubernur Papua Barat Daya Sambut Kontingen Pesparawi, Apresiasi Raihan Juara II Nasional
Ekspresi Seni Budaya 2026, Seniman Dorong Sorong City Jadi Taman Budaya Papua Barat Daya
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:49 WIB

Apresiasi Kinerja Polisi, Tokoh Perempuan Inhil Hj. Darnawati Desak Pendampingan Maksimal bagi Korban Dugaan Pencabulan Anak di Kuala Enok

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:54 WIB

Paijo Parikesit Desak KPK Periksa dan Tangkap Raja Juli Antoni dalam Pengembangan Kasus OTT Bupati Kuansing

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:18 WIB

META Menghadap Komdigi, Sepakat Bentuk Tim Berantas Spam Judi Online

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:13 WIB

Ratusan Jurnalis Soroti Pembatasan Liputan di Kejari Kabupaten Sukabumi, Transparansi Pemusnahan Barang Bukti Dipertanyakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:14 WIB

Hari Kelautan Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Komitmen Menjaga Laut untuk Mewujudkan Desa Pesisir yang Maju dan Sejahtera

Berita Terbaru