Hampir Dua Pekan Pasca Longsor, Jalan Kampung Gunung Rompang Desa Loji Masih Tertutup: Warga Harapkan Kepedulian Pemerintah Desa

- Penulis

Senin, 24 Maret 2025 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi – Hampir dua pekan berlalu sejak bencana longsor melanda Kampung Gunung Rompang, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Hingga saat ini, akses jalan penghubung utama ke desa lain masih tertutup longsoran di beberapa titik, menyebabkan aktivitas warga terganggu.

Menurut warga setempat, setidaknya ada lima titik longsoran yang menghalangi jalan. Akibatnya, kendaraan roda empat tidak bisa melewati jalur tersebut, sehingga pasokan kebutuhan pokok warga ikut terdampak. Harga bahan pangan pun mengalami kenaikan karena distribusi barang menjadi sulit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hilman, salah seorang warga Kampung Gunung Rompang, menuturkan bahwa kondisi ini tidak bisa diatasi hanya dengan gotong royong masyarakat karena volume longsoran yang terlalu besar. Ia menegaskan bahwa penanganan bencana ini membutuhkan alat berat agar akses jalan dapat segera kembali normal.

“Longsoran terlalu banyak, tidak mungkin kami bersihkan dengan alat manual. Harga-harga bahan pokok sudah naik karena kendaraan roda empat tidak bisa lewat. Kalau motor masih bisa, tapi jalannya terjal dan berbahaya, terutama kalau hujan turun. Jalanan licin dan keselamatan kami terancam,” ujar Hilman.Senin 24/3/2025

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap pemerintah desa yang dinilai kurang responsif terhadap bencana ini. Menurutnya, seorang Kepala Dusun (Kadus) yang bertugas di daerah tersebut seharusnya segera melaporkan dan berupaya mencari solusi agar akses jalan bisa segera diperbaiki.

READ  Proses Evakuasi dan Pembersihan Material Longsor di KM 222 Surabaya-Pacitan Di Desa Slahung

“Ada pegawai desa yang menjabat sebagai Kadus di kampung ini, tapi tidak ada respon. Seolah-olah cuek padahal dia tahu kalau longsor ini mengganggu aktivitas warga,” tambahnya.

Warga berharap Pemerintah Desa Loji segera mengambil langkah konkret dengan berkoordinasi bersama pihak terkait untuk mengerahkan alat berat guna membersihkan material longsor. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan dampak bencana ini akan semakin meluas dan merugikan masyarakat yang bergantung pada akses jalan tersebut.

Selain itu, warga juga berharap ada perhatian dari pemerintah daerah, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, untuk turun tangan dalam menangani longsor ini. Dengan akses jalan yang kembali normal, aktivitas ekonomi dan keseharian warga dapat berjalan tanpa hambatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai rencana penanganan bencana ini. Warga pun terus menanti aksi nyata agar kehidupan mereka bisa kembali berjalan dengan normal.

(Hil)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLSEK BENGKALIS KAWAL KETAHANAN PANGAN, TANAMAN JAGUNG PIPIL DI DESA KETAM PUTIH DIPREDIKSI PANEN AKHIR JUNI
Jelang Libur Panjang, HKA Rampungkan Pemeliharaan Aspal Tol Kayu Agung – Palembang Untuk Jaga Kenyamanan Pengguna Jalan
KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”
Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat
Calung Mekar Budaya Cianjur Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Warga Kampung Tarengtong Jaga Warisan Seni Buhun Jawa Barat
Sinergitas Pemdes Kuala Alam Bersama Polsek Bengkalis Dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan.
PANEN RAYA JAGUNG PIPIL DESA SENGGORO, POLRI HADIR SEBAGAI PEMRAKARSA KEMANDIRINAN EKONOMI LOKAL*
PASCA-BANJIR, BHABINKAMTIBMAS POLSEK BENGKALIS KAWAL PEMULIHAN TANAMAN JAGUNG PIPIL DI DESA KETAM PUTIH*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 03:15 WIB

POLSEK BENGKALIS KAWAL KETAHANAN PANGAN, TANAMAN JAGUNG PIPIL DI DESA KETAM PUTIH DIPREDIKSI PANEN AKHIR JUNI

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:27 WIB

Jelang Libur Panjang, HKA Rampungkan Pemeliharaan Aspal Tol Kayu Agung – Palembang Untuk Jaga Kenyamanan Pengguna Jalan

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:57 WIB

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:58 WIB

Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:23 WIB

Calung Mekar Budaya Cianjur Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Warga Kampung Tarengtong Jaga Warisan Seni Buhun Jawa Barat

Berita Terbaru