Suararakyat.info.Jakarta-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi pada periode 17-19 Maret 2025. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca tersebut.
BMKG memprediksi adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia. Pada tanggal 16 dan 17 Maret 2025, wilayah-wilayah yang diperkirakan mengalami hujan lebat antara lain:
Aceh
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Banten
Bengkulu
DKI Jakarta
DI Yogyakarta
Gorontalo
Jawa Barat
Jawa Tengah
Kalimantan Barat
Kalimantan Selatan
Kalimantan Utara
Kepulauan Bangka Belitung
Lampung
Maluku
Maluku Utara
Nusa Tenggara Timur
Papua Barat
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara
Sumatera Barat
Sumatera Selatan
Jambi
Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan terjadi di wilayah:
Bali
Jawa Timur
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Nusa Tenggara Barat
Papua
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tengah
Sumatera Utara
Masyarakat yang berada di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.
Puncak Hujan Ekstrem di Jabodetabek
BMKG juga mengingatkan bahwa wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan mengalami puncak hujan ekstrem pada periode 11-20 Maret 2025, dengan intensitas hujan mencapai 300 mm per 10 hari. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya banjir di wilayah tersebut.
Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jawa
Selain itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa, termasuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Gelombang dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4 meter diperkirakan terjadi pada 17-20 Maret 2025. Kondisi ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran dan aktivitas di sekitar pantai. Masyarakat, terutama nelayan dan wisatawan, diimbau untuk berhati-hati dan mematuhi petunjuk keamanan dari petugas di lapangan.
Imbauan kepada Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan diperlukan untuk mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem dan gelombang tinggi yang diperkirakan terjadi dalam periode tersebut.
(*)














