Suararakyat.info.Selatpanjang-relawan teman ibu kawan anak nusantara ( R- Tika ) berkunjung dan bersilaturahmi ke Polres Kepulauan Meranti .dalam hal ini Rita Mariana selaku ketua R- tika didampingi Sekretaris Pika Nurain , dan Aktivis Perempuan Ketua Bem Amik Selatpanjang Yoland ,juga beberapa Anggota lainya yang ikut serta disambut Penuh kehangatan oleh Bapak Kapolres Akbp Kurnia Setyawan ,S.H.,S.I.K. dan Ibu Aipda Desi Kanit PPA Polres.
dalam memulai Pembicaraan ketua R – tika ,Rita Mariana mengapresiasi kinerja Bapak Kapolres ” Kami mengapresiasi kinerja bapak Kapolres ,selama bapak menjabat , Alhamdulillah kasus Narkoba dan pelecehan dan keras Terhadap Anak teratasi dengan baik ,sudah banyak pelaku yang tertangkap .
Ini sebuah pencapaian yang luar biasa pak .dimana masyarakat sudah tidak ragu lagi dan mulai bersikap terbuka.dari segi positifnya meningkatnya kasus kekerasan seksual pada anak berarti kesadaran masyarakat untuk percaya hukum semakin meningkat ,dimana masyarakat selama ini menganggap jika kekerasan seksual yang terjadi dilingkungan mereka itu sebuah aib
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bapak Kapolres Akbp Kurnia Setyawan ,S.H.,S.I.K. menyampaikan ” Terima kasih atas apresiasi dari masyarakat kepulauan Meranti terutama rekan rekan dari relawan R- Tika ,Terungkap jaringan Narkoba Belasan kilo beberapa waktu lalu itu juga berkat laporan masyarakat ,memang tidak mudah tapi Alhamdulilah kita bisa melakukan penangkapan berkat kerjasama Antara kepolisian dengan masyarakat,kita tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya informasi masyarakat. Kemudian terkait juga dengan Kasus Kekerasan serta Pelecehan terhadap anak dan perempuan itu juga karena Sosialisasi yang kita lakukan Secara terus menerus dan berulang -ulang ditengah masyarakat”.27/02/2025
Lalu Rita menambahkan dengan penuh emosional dan melepaskan uneg uneg nya , “tolong pak bagaimana mekanisme kita bersinergi dengan beberap instansi terkait untuk mencegah banyak nya anak perempuan dibawah umur yang menjadi “maaf” psk, Lc dan yang tidak pantas dilakukan oleh anak dibawah umur , di antara mereka ada yang memperdagangkan mereka dan ada yg atas kemauan sendiri.
Saya minta dari pihak polres atau pihak Kasatpol pp tegas memberikan himbauan kepada tempat tempat hiburan malam yang menyediakan anak dibawah umur , akan diberikan sanksi jika tertangkap dan ada bukti membiarkan atau melakukan perdagangan anak dibawah umur .
dan di sambung lagi oleh anggota Rtika lain nya , masing kegiatan anak anak yang kena pengaruh buruk dan tidak ada Bimbingan orang tua dalam menggunakan gadget dan pegaruh lingkungan yang memang harus ada sosialisasi dan edukasi juga aksi moral di wilayah tersebut”.
Kemudian Kapolres menyikapi dengan antusias ” memang tugas polisi ini tidak bisa dikerjakan sendiri ,kita harus bersama-sama berbagi informasi dan benar benar melakukan pencegahan dengan sosialisasi dan berperan aktif ditengah masyarakat.
Sesi penutup dilanjutkan dengan menandatangani berita acara dan peyerahan Plakat dari R- Tika untuk Kapolres Kepulauan Meranti.
(Uck)














