Dampingi Mediasi Dugaan Pelecehan Seksual Sejumlah Wartawan Hendak Dikeroyok Massa Pendukung Oknum Kades Wargajaya

- Penulis

Minggu, 16 Februari 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bogor Sejumlah wartawan yang ikut mendampingi wartawati media Jabar Kabar Daerah.com Inisial DI hendak mediasi di rumah anggota DPRD kabupaten Bogor di desa Sukamakmur Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor nyaris diserang warga.

Pasalnya saat suasana mediasi yang di hadiri, Ansori Setiawan Anggota DPRD kabupaten Bogor, Dedi M Kapolsek Sukamakmur, Bakri Hasan Camat Sukamakmur, Budianto Ketua APDESI Kecamatan Sukamakmur dan beberapa Kades serta Babinkamtibmas terkait dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum kepala desa di kecamatan Sukamakmur datang puluhan orang yang diduga oknum Kadus, oknum RT, Oknum RW dan sejumlah pendukung oknum kades.

“Awalnya oknum kades datang karena dijemput oleh orang suruhan Camat, Dan saat datang dikawal oleh sejumlah orang, lalu dilakukan mediasi”, ujar Hotma salah satu wartawan yang ada dilokasi kejadian.Sabtu (15/2/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya selang beberapa menit kemudian oknum kades dan anaknya yang saat mediasi di pandu oleh anggota dewan tiba-tiba anaknya oknum kades tidak terima dan mengancam serta memaki-maki wartawan yang sedang menyaksikan jalannya mediasi.

“Anak kades gak terima bapaknnya ditanya soal kejadian tersebut dan melontarkan kalimat “Hei kau diam tidak boleh merekam, matiin kameranya dan hapus videonya, Jangan macam-macam, Aing Orang Sini, Wartawan mana itu”, ucap Agus menirukan kalimat oknum anak kades yang marah.

Lanjutnya usai anak oknum kades marah, oknum kades keluar dan saat diluar tiba-tiba jatuh pingsan sementara massa yang sudah terpancing emosi semakin berutal dan mengeluarkan kalimat-kalimat ancaman kepada wartawan.

READ  SP2HP Diserahkan kepada Wartawan Korban Intimidasi, Polres Kuansing Dalami Dugaan Penghalangan Peliputan PETI di Desa Logas

“Pas Kades jatuh pingsan massa yang diluar rumah anggota DPRD semakin tak terkendali dan mengancam lalu merinsek kehadapan wartawan yang sedang berdiri diluar sambil ngomong jangan macam-macam dengan kami, wartawan apaan kalian”, jelasnya

Setelah itu kata Hotma, Kapolsek Sukamakmur dan anggota DPRD menyuruh sejumlah wartawan masuk ke dalam rumah karena situasi sudah tidak terkendali sambil Kapolsek dan Anggota DPRD menenangkan massa.

“Karena situasinya udh gak terkendali Kapolsek dan Anggota DPRD nyuruh kami masuk lalu mereka meredam massa lalu menyampaikan permintaan maaf secara pribadi atas insiden itu”, katanya.

Akibatnya kejadian tersebut sejumlah wartawan mengaku mengalami trauma dan tidak terima atas perlakuan itu hingga akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bogor.

“Kami gak terima kejadian itu, kami dilindungi UU Pers dan kami mengalami trauma atas ancaman dan intimidasi oleh diduga massa pendukung oknum kades tersebut dan kejadian ini akan kami lapor kepolisi”, tuturnya.

Ditempat sama Jerry Selamet Wartawan Jabar update mengaku melihat situasi sudah tidak kondusif takut diamuk masa lari menghindar.

“Situasi udah gak kondusif, dari pada saya diamuk massa mendingan lari”, akunya

Bukan itu saja kata Jerry saking takutnya dirinya sampai beli baju baru buat ganti kostum agar tak terlihat tulisan pers.

“Iya bang saking takutnya saya beli baju baru ganti baju baru gak ada tulisan pers”, tukasnya.

 

Sumber: Ade S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”
Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat
Calung Mekar Budaya Cianjur Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Warga Kampung Tarengtong Jaga Warisan Seni Buhun Jawa Barat
Sinergitas Pemdes Kuala Alam Bersama Polsek Bengkalis Dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan.
PANEN RAYA JAGUNG PIPIL DESA SENGGORO, POLRI HADIR SEBAGAI PEMRAKARSA KEMANDIRINAN EKONOMI LOKAL*
PASCA-BANJIR, BHABINKAMTIBMAS POLSEK BENGKALIS KAWAL PEMULIHAN TANAMAN JAGUNG PIPIL DI DESA KETAM PUTIH*
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KAPOLSEK BENGKALIS GANDENG PEMDES KELEBUK DORONG BUDIDAYA JAGUNG PIPIL
Polsek Bengkalis Aktif Dampingi Petani Jagung Pipil, Dukung Swasembada Pangan Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:57 WIB

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:58 WIB

Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:23 WIB

Calung Mekar Budaya Cianjur Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Warga Kampung Tarengtong Jaga Warisan Seni Buhun Jawa Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:05 WIB

Sinergitas Pemdes Kuala Alam Bersama Polsek Bengkalis Dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan.

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:02 WIB

PANEN RAYA JAGUNG PIPIL DESA SENGGORO, POLRI HADIR SEBAGAI PEMRAKARSA KEMANDIRINAN EKONOMI LOKAL*

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB