Manfaat Daun Katuk untuk Ibu Menyusui, tapi Waspadai Efek Sampingnya

- Penulis

Kamis, 13 Februari 2025 - 02:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info-Daun katuk (Sauropus androgynus) dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi ibu menyusui, terutama dalam meningkatkan produksi ASI. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa daun katuk mengandung nutrisi penting seperti vitamin, mineral, dan senyawa aktif yang dapat merangsang hormon prolaktin, yang berperan dalam produksi ASI.12/02/2025

Manfaat Daun Katuk

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Tan, Chan, dan Tan (2018), daun katuk mengandung senyawa galaktagog yang berperan dalam meningkatkan produksi ASI. Selain itu, daun ini juga kaya akan zat besi, kalsium, dan vitamin A yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, penelitian dari Asari dan Agusni (2021) mengungkapkan bahwa konsumsi daun katuk dapat meningkatkan kadar prolaktin pada ibu menyusui, yang berdampak positif pada jumlah ASI yang dihasilkan.

Selain manfaatnya dalam memperlancar ASI, daun katuk juga memiliki efek relaksasi yang dapat membantu ibu menyusui merasa lebih tenang dan nyaman selama masa menyusui.

Efek Samping yang Perlu Diperhatikan

Meski memiliki banyak manfaat, konsumsi daun katuk secara berlebihan dapat menimbulkan efek samping, terutama gangguan pada sistem pernapasan. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar dan sesuai anjuran.

READ  Skrining Kesehatan Calon Siswa SR: Kolaborasi PKH dan Puskesmas Bojonggenteng

Para ahli menyarankan agar ibu menyusui berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi daun katuk secara rutin, guna mendapatkan manfaat maksimal tanpa risiko efek samping.

Kesimpulan

Daun katuk merupakan pilihan alami yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui. Namun, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan sesuai dosis agar tetap aman bagi kesehatan. Jika memiliki kondisi medis tertentu atau mengalami efek samping setelah mengonsumsi daun katuk, segera konsultasikan dengan dokter atau tenaga kesehatan.

Sumber: Tan, C. H., Chan, E. W. L., & Tan, P. L. (2018). Sauropus androgynus as a Potential Natural Source of Galactagogue. Journal of Ethnopharmacology.Asari, L., & Agusni, E. (2021). Pengaruh Konsumsi Daun Katuk terhadap Kadar Prolaktin Ibu Menyusui. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak.

(*)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku
RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa
Orang Tua Pasien Pertanyakan Obat Expired di RS Ananda Babelan
Relawan Sehati Sejahtera Bantu Warga Sukamaju Tertolak Perhatian Desa
Apresiasi Kinerja Nakes, RSUD Sele Be Solu Beri Penghargaan Kepada Tenaga Kesehatan
Bahas Isu Strategis, Dinkes Bengkalis Gelar Forum PD Renja 2027
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Selasa, 7 April 2026 - 09:35 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:57 WIB

Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku

Senin, 16 Maret 2026 - 07:59 WIB

RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa

Minggu, 15 Maret 2026 - 11:02 WIB

Orang Tua Pasien Pertanyakan Obat Expired di RS Ananda Babelan

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB