Kelompok Tani Sari Mukti Keluhkan Bendungan Cipeuti Rusak Berat

- Penulis

Rabu, 12 Februari 2025 - 08:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

suararakyat info Sukabumi – Kelompok Tani Sari Mukti Desa Tenjolaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat lebih dari sepuluh tahun menjerit lantaran Bendungan Cipeuti hingga kini belum juga mendapat perhatian pemerintah. Hal ini membuat panen padi mengalami penurunan. Terlebih saluran irigasi yang mencapai tiga kilo meter lebih kondisinya juga rusak

“Saya sudah usulkan ke Pemerintah Daerah tapi sampai saat ini belum ada tanggapan.” Papar Ketua Gapoktan Pusjarlihtek, H Ujang Munajat, Rabu, 12 Pebruari 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bendungan ini lanjut H Ujang Munajat yang akrab disapa H Bohel, satu satunya sumber air bagi petani padi sawah di desa ini. Bahkan selain bertani padi dan palawija kelompok tani di Desa Tenjolaya juga beternak ikan dengan sumber air dari Cipeuti

READ  Kadin Riau Fasilitasi Rapat Pemangku Kepentingan Bahas Keselamatan Penyeberangan Roro Bengkalis – Pakning

“Kalo sumber ini tidak segera diperbaiki saya sangat khawatir banyak areal sawah akan berubah fungsi.” Ucap H Ujang Munajat

Dia meminta Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman turun ke Kelompok Tani Sari Mukti untuk membantu merealisasikan keluhan petani. Sebab, perbaikan bendungan memakan anggaran sekitar lima ratus juta lebih. Dan untuk perbaikan irigasi sepanjang tiga kilo meter memakan anggaran lebih dari dua milyar

“Perkiraan anggaran yang diperlukan hampir dua setengah miliyar. Makanya saya minta Pak Gubernur dan Pak Menteri turun ke Kelompok Tani ini biar lebih jelas.” Pungkas H Ujang Munajat.

(Wahid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”
Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat
Calung Mekar Budaya Cianjur Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Warga Kampung Tarengtong Jaga Warisan Seni Buhun Jawa Barat
Sinergitas Pemdes Kuala Alam Bersama Polsek Bengkalis Dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan.
PANEN RAYA JAGUNG PIPIL DESA SENGGORO, POLRI HADIR SEBAGAI PEMRAKARSA KEMANDIRINAN EKONOMI LOKAL*
PASCA-BANJIR, BHABINKAMTIBMAS POLSEK BENGKALIS KAWAL PEMULIHAN TANAMAN JAGUNG PIPIL DI DESA KETAM PUTIH*
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, KAPOLSEK BENGKALIS GANDENG PEMDES KELEBUK DORONG BUDIDAYA JAGUNG PIPIL
Polsek Bengkalis Aktif Dampingi Petani Jagung Pipil, Dukung Swasembada Pangan Nasional
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:57 WIB

KM Dorolonda Raih Pujian Penumpang Soal Kebersihan Kabin dan Toilet: “Kapalnya Bersih, Rasanya Nyaman Sampai Tujuan”

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:58 WIB

Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Warnai Penanganan Kredit BRI di Meranti, Desakan Audit Internal Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:23 WIB

Calung Mekar Budaya Cianjur Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi, Warga Kampung Tarengtong Jaga Warisan Seni Buhun Jawa Barat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:05 WIB

Sinergitas Pemdes Kuala Alam Bersama Polsek Bengkalis Dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan.

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:02 WIB

PANEN RAYA JAGUNG PIPIL DESA SENGGORO, POLRI HADIR SEBAGAI PEMRAKARSA KEMANDIRINAN EKONOMI LOKAL*

Berita Terbaru