Suararakyat.info.Jakarta-Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menegaskan bahwa tidak ada wilayah di Indonesia yang benar-benar bebas dari praktik korupsi. Ia menginstruksikan seluruh jajaran Korps Adhyaksa untuk terus mengusut dan membongkar kasus-kasus korupsi di wilayah masing-masing.
Burhanuddin mengingatkan para pimpinan kejaksaan agar tidak lengah hanya karena belum menemukan kasus korupsi di daerahnya. Menurutnya, jika sebuah daerah tampak bersih dari korupsi, justru bisa jadi karena aparat penegak hukumnya gagal mengungkapnya.
“Sering kita dengar ada Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Saya bilang itu bohong, tidak ada wilayah yang benar-benar bebas korupsi di negeri ini. Korupsi tetap ada,” ujarnya dalam keterangan tertulis.07/02/2025
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menegaskan bahwa pimpinan yang bersih dari korupsi akan menjadi contoh bagi bawahannya. Sebaliknya, jika seorang pemimpin korup, maka bawahannya bisa lebih leluasa melakukan kejahatan.
Selain itu, Burhanuddin menepis anggapan bahwa kejaksaan mudah diintervensi oleh kepentingan politik. Ia memastikan bahwa institusinya tetap independen dalam menangani kasus korupsi.
“Saya dari awal menolak intervensi politik. Sampai sekarang, tidak ada yang bisa mengintervensi Kejaksaan,” tegasnya.
Dengan pernyataan ini, Jaksa Agung menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dan menjaga integritas lembaga kejaksaan di tengah tantangan yang ada.
(*)














