Kunjungan Kepala BPJPH ke Kabupaten Sukabumi: Dorong Sertifikasi Halal dan Pemberdayaan UMKM

- Penulis

Kamis, 23 Januari 2025 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi-menjadi salah satu daerah yang mendapatkan perhatian Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam kunjungannya baru-baru ini. Kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang dinilai telah berhasil mendorong pemberdayaan dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya.

Kepala BPJPH memberikan penghargaan khusus kepada pemerintah daerah dan perusahaan yang aktif mendukung UMKM lokal, di antaranya PT Golden Mississippi (Aqua) di Cicurug dan PT Semen Jawa (SCG) di Cikembar. Kedua perusahaan tersebut dinilai sukses melibatkan UMKM dalam ekosistem bisnis mereka, sehingga mampu meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat sekitar.Kamis 23/01/2025

Data dan Potensi UMKM Kabupaten Sukabumi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Per tahun 2024, Kabupaten Sukabumi tercatat memiliki 211.663 UMKM, dengan 11.979 di antaranya menjadi UMKM binaan. Pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan lainnya terus mendorong pengembangan UMKM melalui sinergi pentahelix, yakni kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas.

Namun, meski sudah ada kemajuan signifikan, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah rendahnya jumlah UMKM yang memiliki sertifikasi halal. Hingga saat ini, baru 17.149 UMKM yang tersertifikasi halal, sementara Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi baru memfasilitasi 20 UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal melalui anggaran APBD. Kepala BPJPH diharapkan dapat memberikan dukungan tambahan melalui program-program nasional agar semakin banyak UMKM yang tersertifikasi halal.

READ  Bea Cukai Bengkalis Laksanakan Monitoring Harga Transaksi Pasar Rokok Elektrik

Strategi Pemberdayaan UMKM

Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mengoptimalkan potensi lokal dengan memperhatikan inovasi dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Program-program yang diterapkan diarahkan untuk mendorong UMKM naik kelas, di antaranya melalui:

1. Kebijakan P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri): Mendukung penggunaan produk lokal dalam proyek pemerintah yang mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok UMKM, dan meningkatkan daya saing produk.

2. Transformasi Digital: Mendorong UMKM beralih ke digitalisasi melalui pemasaran online, pengelolaan laporan keuangan, dan legalitas usaha.

3. Ekspor Berkelanjutan: Membantu UMKM yang potensial menembus pasar global dengan memenuhi standar kurasi, dokumen ekspor, dan memastikan produksi ramah lingkungan.

Peran Perusahaan dan Asosiasi UMKM

Keberadaan perusahaan besar di Kabupaten Sukabumi, seperti PT Semen Jawa (SCG) dengan program GESARI-nya dan PT Golden Mississippi (Aqua) dengan binaan UMKM Sagala, menjadi model sukses dalam pemberdayaan UMKM sekitar. Tidak hanya itu, asosiasi seperti APPMIKIMDO dan Paguyuban UMKM juga memberikan pendampingan intensif kepada para pelaku UMKM, sehingga mereka dapat berkembang lebih cepat.

Kunjungan Kepala BPJPH ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pihak untuk menciptakan ekosistem UMKM yang lebih baik. Dengan dukungan penuh dari BPJPH, diharapkan UMKM di Kabupaten Sukabumi mampu meningkatkan daya saing dan berkontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

 

(Rahmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Berlangsung Sistematis, PETI di Indragiri Hulu Produksi Emas Ratusan Gram per Hari, Muncul Dugaan Jaringan Terorganisir hingga Oknum Aparat
Pembangunan RSUD Sukalarang Mandek Sejak 2021, Warga Kecamatan Sukalarang Turun ke Jalan Desak Bupati Bertindak
Prof Dr KH Sultan Nasomal Harap Pemerintah Pusat dan Daerah Turun Tangan Tangani Kisruh Warga Marok Tua Vs PT Hermina Jaya
LBH Arjuna Bakti Negara Soroti Penegakan Hukum yang Dinilai Menjauh dari Keadilan
PKKBM Papua Barat Daya Dorong Etos Kerja dan Keterampilan Pemuda Maluku Di Kota Sorong
Forkopimcam Saparua Gelar Pertemuan Adat dan Pemerintahan Pasca Aksi Pengeroyokan, Tiga Negeri Sepakat Jaga Perdamaian
Praktisi Hukum Zuli Zulkipli, S.H.: LBH Arjuna Bakti Negara Siap Bantu Masyarakat
Sidang Praperadilan Harianto Digelar, Kuasa Hukum Nilai Penyidikan Polresta Sorong Kota Cacat Formil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 04:29 WIB

Diduga Berlangsung Sistematis, PETI di Indragiri Hulu Produksi Emas Ratusan Gram per Hari, Muncul Dugaan Jaringan Terorganisir hingga Oknum Aparat

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:25 WIB

Pembangunan RSUD Sukalarang Mandek Sejak 2021, Warga Kecamatan Sukalarang Turun ke Jalan Desak Bupati Bertindak

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:01 WIB

Prof Dr KH Sultan Nasomal Harap Pemerintah Pusat dan Daerah Turun Tangan Tangani Kisruh Warga Marok Tua Vs PT Hermina Jaya

Senin, 12 Januari 2026 - 02:12 WIB

LBH Arjuna Bakti Negara Soroti Penegakan Hukum yang Dinilai Menjauh dari Keadilan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:36 WIB

PKKBM Papua Barat Daya Dorong Etos Kerja dan Keterampilan Pemuda Maluku Di Kota Sorong

Berita Terbaru

TNI

Pangdam III/Slw Hadiri Pelantikan DPW PPSI Jawa Barat

Sabtu, 17 Jan 2026 - 09:38 WIB