Setelah Sukses Film ‘Anak Kolong’, Blackstone Picture dan Bigbeng Production Kembali Buat Film Drama Komedi ‘Bambang Sedunia

- Penulis

Rabu, 22 Januari 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mendukung rencana Blackstone Picture dan Bigbeng Production memproduksi film drama komedi bertajuk ‘Bambang Sedunia’. Film ini mengusung pesan moral tentang bahaya pinjaman bank keliling (Bangke), pinjaman online (Pinjol) dan judi online (Judol). Bamsoet dan mantan Ketua Komisi III DPR RI Bambang Pacul akan bermain di film tersebut. Keduanya akan berperan sebagai Bambang.

 

“Film ‘Bambang Sedunia’ menceritakan tentang kehidupan warga perkampungan padat penduduk yang terdapat banyak warga dengan nama Bambang. Warga perkampungan tersebut banyak yang memiliki masalah keuangan, karena rata-rata pekerjaan warga pendapatan di bawah UMR. Masalah muncul ketika warga pemukiman mulai terjerat Pinjol, Judol dan Bangke,” ujar Bamsoet usai menerima perwakilan Blackstone Picture dan Bigbeng Production di Jakarta, Rabu (22/1/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Perwakilan Blackstone Picture dan Bigbeng Production hadir antara lain Bambang Dirgantoro, Bambang Mukti Nugroho dan ⁠Dwi Setya Pratiwi.

 

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, Judol, telah menjadi salah satu fenomena yang meresahkan masyarakat Indonesia. Pertumbuhan Judol di Tanah Air telah menciptakan masalah sosial yang cukup serius, mulai dari kondisi keuangan individu hingga dampaknya terhadap keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Dengan perputaran uang yang tidak sedikit, Judol sulit untuk dibersihkan dari masyarakat, meskipun pemerintah dan pihak berwenang berusaha keras untuk memberantas praktik Judol.

READ  Penggerebekan Gudang Oli Palsu di Kubu Raya, Pakar Hukum: Semua Pihak Harus Koordinasi dan Usut Tuntas

 

“Data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat nilai transaksi Judol mencapai lebih dari Rp 600 triliun pada kuartal I-2024. Angka tersebut meningkat 83,5% dari tahun 2023 sebesar Rp 327 triliun. Sementara, data dari Kemenko Polkam mencatat sepanjang tahun 2024 tercatat ada sekitar 8,8 juta warga yang bermain Judol. Dari jumlah tersebut, sebanyak 80 persennya adalah masyarakat bawah dan anak muda,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini memaparkan, masyarakat yang terjerat Judol sering kali mencari tambahan dana dengan meminjam uang. Pinjol dan bank keliling sering kali menjadi pilihan cepat bagi masyarakat yang mengalami kesulitan keuangan. Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), angka utang di sektor Pinjol meningkat secara signifikan, dimana lebih dari 4 juta debitur mengalami masalah ketika mencoba membayar Pinjol mereka.

“Judol, Pinjol dan bank keliling memiliki hubungan yang erat. Mereka yang terjerat Judol sering kali tidak dapat mengendalikan kecanduan mereka dan menghabiskan semua uang yang dimiliki dalam waktu singkat. Akibatnya, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar biaya judi, mereka terpaksa beralih kepada Pinjol atau bank keliling. Jumlah utang yang menumpuk dapat memberatkan kondisi finansial dan emosional, sehingga mendorong mereka untuk terus berjudi dengan harapan mendapatkan kembali uang yang hilang,” pungkas Bamsoet.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hak Siswa Dipertanyakan, Dugaan Penahanan PIP dan Denda Tunggakan Mencuat di MA Sabilal Muhtadin
Muswil I MUI Papua Barat Daya Dipalang Adat, MMP Tuntut Keterlibatan Muslim Asli Papua
APINDO Minta Kajian Komprehensif Sebelum Konvensi ILO tentang Pekerja Platform Diratifikasi
Otonomi Daerah di Persimpangan Jalan, Dr. Fachrul Razi Beberkan Masalah Pokok dan Solusi Strategis di Kuliah Umum UICI
Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan
Nama Calon Tersangka Sudah Dikantongi Polda Papua Barat Daya, Kasus Korupsi Inspektorat Tinggal Tunggu Audit BPK
Mahasiswa Sorong Desak Evaluasi Kebijakan Pemerintah, Tolak MBG, Soroti Harga BBM dan Pemborosan APBN
UICI dan Dr. Fachrul Razi Bahas Otonomi Daerah dalam Bingkai Wawasan Nusantara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:03 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Dugaan Penahanan PIP dan Denda Tunggakan Mencuat di MA Sabilal Muhtadin

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:44 WIB

Muswil I MUI Papua Barat Daya Dipalang Adat, MMP Tuntut Keterlibatan Muslim Asli Papua

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:32 WIB

APINDO Minta Kajian Komprehensif Sebelum Konvensi ILO tentang Pekerja Platform Diratifikasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:06 WIB

Otonomi Daerah di Persimpangan Jalan, Dr. Fachrul Razi Beberkan Masalah Pokok dan Solusi Strategis di Kuliah Umum UICI

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57 WIB

Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan

Berita Terbaru