Optimalkan Bonus Demografi, Mendagri Minta Daerah Dukung Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

- Penulis

Senin, 20 Januari 2025 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi masyarakat yang berulang tahun. Program ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus mengoptimalkan bonus demografi. Terlebih, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan bagian dari program Asta Cita yang dicanangkan Presiden Prabowo.

Hal itu ditegaskan Mendagri saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dirangkaikan dengan Sosialisasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid dari Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (20/1/2025).

Mendagri mengatakan, program PKG tidak dapat berjalan optimal jika hanya mengandalkan pemerintah pusat. Karena itu, Pemda perlu turut bergerak untuk mendukung program tersebut. Pihaknya telah menerbitkan surat edaran yang berisi dukungan apa saja yang perlu dilakukan kepala daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Surat edaran itu biasanya menjadi dasar bagi daerah untuk melakukan kegiatan, program, dan anggarannya,” jelasnya.

Selain kepala daerah, dia menjelaskan peran penting organisasi perangkat daerah terkait dalam mendukung program tersebut secara teknis. Misalnya, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Dirinya meminta kepala daerah segera menggelar rapat khusus untuk menindaklanjuti program tersebut.

READ  Tim Penggerak PKK PBD Kunjungi Kampung Terpencil di Sorong Selatan

Program ini, kata Mendagri, akan membuat masyarakat lebih memahami kondisi kesehatan. Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan juga dapat menghasilkan peta kondisi kesehatan masyarakat. “Sehingga bisa membuat kebijakan baik pusat maupun daerah, sesuai dengan peta itu,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, program PKG bagi masyarakat yang berulang tahun tergolong besar lantaran menyentuh seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, harapan masyarakat terhadap jalannya program ini sangatlah tinggi sehingga perlu dukungan semua pihak.

Dia menjelaskan, program ini dapat mendeteksi penyakit lebih dini ataupun mencegahnya. Dengan demikian, upaya pengobatan atau penanganan dapat segera dilakukan. “Nanti kalau [hasil] skrining kelihatan jelek [kondisi kesehatannya], enggak usah takut. Ya diubah gaya hidup, makan jangan banyak-banyak, olahraganya lebih banyak. Atau kalau enggak bisa, ya minum obat tiap hari, gratis kok di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat),” jelasnya.

Program ini, kata dia, akan menambah layanan kesehatan gratis yang telah ada. Secara teknis, PKG bakal difasilitasi di Puskesmas dan klinik bagi yang berusia 5 tahun ke bawah dan 18 tahun ke atas. Khusus untuk anak sekolah usia 6 hingga 18 tahun, pemeriksaan akan dilakukan oleh petugas kesehatan di sekolah masing-masing. Program ini rencananya bakal diluncurkan pada Februari 2025 mendatang.

Sumber: Puspen Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Sumbar Tegaskan Perang Terbuka terhadap Tambang Ilegal, Instruksikan Penindakan Terpadu hingga Tingkat Nagari
Generasi Muda Apresiasi BNN Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Dinilai Selamatkan Ribuan Jiwa
Menko PMK: Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Program Sosial, Tapi Strategi Pembangunan SDM
Jaksa Agung Rotasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri, Jaksa Berpengalaman KPK Dipercaya Pimpin Kajari Blitar
Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Tegaskan Pendidikan Inklusif sebagai Pilar Pengentasan Kemiskinan
Kepala BGN Dadan Hindayaya, Pastikan Distribusi MBG Berjalan Selama Bulan Ramadhan
Prof. Sutan Nasomal: Kasus Ibu dan Anak Gantung Diri Alarm Darurat Nasional, Desa Gagal Jalankan Fungsi Perlindungan Rakyat
Dialog Terbuka Pemerintah dan Media: Menteri Hukum Tegaskan Arah Reformasi Hukum dan Perluasan Akses Keadilan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 08:12 WIB

Gubernur Sumbar Tegaskan Perang Terbuka terhadap Tambang Ilegal, Instruksikan Penindakan Terpadu hingga Tingkat Nagari

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:28 WIB

Generasi Muda Apresiasi BNN Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Dinilai Selamatkan Ribuan Jiwa

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:08 WIB

Menko PMK: Makan Bergizi Gratis Bukan Sekadar Program Sosial, Tapi Strategi Pembangunan SDM

Selasa, 13 Januari 2026 - 03:46 WIB

Jaksa Agung Rotasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri, Jaksa Berpengalaman KPK Dipercaya Pimpin Kajari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:07 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Tegaskan Pendidikan Inklusif sebagai Pilar Pengentasan Kemiskinan

Berita Terbaru