Seminar Palestina di Universitas Paramadina, HNW: Apresiasi Gencatan Senjata di Gaza, Negara-Negara di Dunia Harus Mengawal   

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Wakil Ketua MPR Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, Lc., MA (HNW) mendukung masyarakat dunia terutama kampus-kampus di Indonesia untuk terus menyuarakan pembelaan terhadap kemerdekaan Palestina dan mengutuk aksi brutal Israel di Gaza yang menyebabkan terjadinya tragedi kemanusiaan. Dan mengapresiasi disepakatinya gencatan senjata di Gaza, agar tragedi dihentikan, tapi itu semuanya tetap harus dikawal, mengingat track record Israel.

 

Ungkapan demikian disampaikan kepada wartawan selepas dirinya menjadi keynote speech dalam seminar bertema ‘Palestina: Sebuah Tragedi Kemanusiaan di Zaman Modern’. Kegiatan yang digelar di Universitas Paramadina, Cipayung, Jakarta, 16/1/2025, itu menghadirkan pengamat hubungan internasional dan akademisi seperti Prof. Hikmahanto Juwana, Pipip A. Rifai Hasan., PhD: Dian Wirengjurit, MA; dan Prof. Din Syamsuddin(Ketua Pengarah ARI-BP ; Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pembelaan kepada Palestina menurut HNW telah dilakukan oleh berbagai kampus di dunia. “Kampus-kampus di Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Perancis, Australia, Jepang, serta negara2 lainnya telah turun besar-besaran mendukung Palestina merdeka dan mengutuk aksi kekerasan yang dilakukan oleh Israel”, ujarnya. “Di Indonesia, Muhammadiyah telah menyerukan kampus-kampus yang berada di bawah naungannya untuk melakukan hal serupa”, tambahnya.

 

Seminar terkait Palestina yang dilakukan oleh Universitas Paramadina diapresiasi oleh Politisi PKS itu. “Saya mendukung apa yang dilakukan oleh perguruan tinggi yang didirikan oleh Prof Nurcholish Madjid ini”, ujarnya. Disebut seperti namanya “Paramadina”, ia merujuk pada komunitas yang melanjutkan spirit generasi “para”Madinah yang hidup pada masa Rosulullah di mana kehadirannya sukses membela kaum tertindas di Madinah dengan menghentikan dan mengalahkan kedhaliman dan kejahatan yang dilakukan oleh kaum Yahudi. “Dari kemenangan itulah selanjutnya lahir Piagam Madinah, piagam tertulis tertua yang sukses diterapkan menghadirkan masyarakat dan negara yang utama, rahmatan lil alamin”, ujarnya.

 

Piagam Madinah menurutnya merupakan piagam tertulis yang paling tua di mana kesepakatan yang dijalin antar berbagai agama dan suku menghadirkan kehidupan yang demokratis dan memihak pada sisi kemanusiaan.

READ  Polemik Pengangkatan Kembali Yulisman Sebagai PJ Kades Kebun Lado, DPD PETIR Kuansing Minta Evaluasi

 

Aksi yang dilakukan oleh berbagai kampus di dunia, bersama lembaga2 internasional seperti PBB, ICC, ICJ, Amnesty Internasional, OKI, Liga Arab dan berbagai pihak perantara itu, juga merupakan respons positif atas keteguhan dan kegigihan para pejuang Palestina di Gaza yang menuntut keadilan dan kemerdekaan bagi Palestina melawan genosida, kejahatan kemanusiaan dan penjajahan oleh Israel, disebut oleh Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor membuahkan hasil dengan adanya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Palestina (Hamas). Gencatan senjata akan berlaku mulai 19 Januari 2025. Menurut HNW gencatan senjata ini disponsori dan dimediatori oleh banyak negara seperti Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir.

 

“Amerika Serikat kali ini menjadi pendukung gencatan senjata mungkin juga karena realisasi janji Donald Trump saat dirinya kampanye pilpres di depan komunitas Muslim di AS”, ujarnya.

 

HNW berharap gencatan senjata itu betul-betul dilaksanakan dan tetap dikawal sebab Israel dikenal suka ingkar perjanjian. Dikatakan 27 November 2024, ada perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Lebanon, namun Israel melanggar perjanjian itu dan hingga tadi malam terus melakukan serangan kepada Lebanon.

 

Untuk itu gencatan senjata Israel dan Palestina tetap perlu mendapat pengawalan dan pengawasan dari negara-negara dan lembaga2 internsional cinta perdamaian, termasuk khususnya oleh negara2 mediator. “Amerika Serikat khususnya penting untuk terus mengawal dan mengingatkan Israel untuk melaksanakan semua tahapan gencatan senjata dengan Gaza/Palestina. Presiden Prabowo juga mendapatkan momentum untuk mewujudkan pidatonya di KTT D8 di Kairo kemaren, agar terjadi persatuan bahkan global untuk menyelesaikan masalah di Palestina, dan dengan itu utang mensejarah Indonesia kepada Palestina dengan merdekanya Palestina, akan terbayar lunas”tutupnya.

(Rz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penggeledahan Kasus Korupsi Besar Dengan Temuan Aset Miliaran Rupiah, Polisi Amankan Dokumen hingga Foto Keluarga
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Resmi Ditahan KPK, Diduga Terlibat Kasus Pemerasan terhadap ASN
Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mundur, Kejaksaan Agung Tegaskan Penegakan Hukum Tetap Berjalan dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
Aliansi Honorer Nasional Siapkan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Nilai Implementasi UU ASN 2023 Abaikan Kepastian Nasib Tenaga Honorer
OTT KPK Kembali Sasar Kepala Daerah, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diamankan
UMKM Inhil Unjuk Gigi di Puncak HUT Dekranas ke-46, Produk Kriya, Wastra, dan Kuliner Tampil di Tingkat Nasional
Safari Jurnalistik PWI Menuai Kecaman Dari berbagai Jurnalis yang Ada di kabupaten Bogor Dinilai Ciderai Kemerdekaan Pers.
Tingkatkan Keimanan Dan Ketakwaan, Koarmada III Ikuti Kauseri Agama Terpusat Koarmada RI Oleh Kodaeral VII Melalui Virtual
Berita ini 1 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:11 WIB

Penggeledahan Kasus Korupsi Besar Dengan Temuan Aset Miliaran Rupiah, Polisi Amankan Dokumen hingga Foto Keluarga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:00 WIB

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Resmi Ditahan KPK, Diduga Terlibat Kasus Pemerasan terhadap ASN

Sabtu, 11 Juli 2026 - 00:52 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mundur, Kejaksaan Agung Tegaskan Penegakan Hukum Tetap Berjalan dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:04 WIB

Aliansi Honorer Nasional Siapkan Gugatan ke Mahkamah Konstitusi, Nilai Implementasi UU ASN 2023 Abaikan Kepastian Nasib Tenaga Honorer

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:32 WIB

OTT KPK Kembali Sasar Kepala Daerah, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Diamankan

Berita Terbaru