Surarakyat.info.Jakarta-Dalam rangka memperingati HUT ke 10 KBPK (Keluarga Besar Paguyuban Kelapa) Pasar Pisang Lokbin, Palmerah, Kec Tanah Abang, Kel Gelora, Jakarta Pusat adakan Tasyakuran untuk meningkatkan silahturahmi dan kebersamaan diantara pedagang.Acara yang dikemas santai dan menghibur dimeriahkan artis ibu kota Jakarta dan kota Bogor pedagang dan masyarakat sekitar cukup antusias dalam menikmati berbagai rangkaian acara yang disuguhkan pihak panitia.Tampak hadir dalam kegiatan ini perwakilan Sudin Pemkot, staff pengelola pasar dan masyarakat sekitar.
Menurut Khaerudin sebenarnya di pasar ini terdapat dua paguyuban yaitu pedagang pisang dan kelapa.Artinya wadah ini sangat diperlukan kehadirannya untuk lebih mudah mensosialisasikan peraturan/kebijakan dari Sudin maupun Satpel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap kebersihan pasar menjadi prioritas.Idealnya sampah diangkut tiga kali dalam seminggu supaya tidak menumpuk dipasar,” ujar Khaerudin selaku Pengelola Pedagang Pasar Lokbin ketika dijumpai SUARARAKYAT.INFO diruang kerjanya, Jakarta, Rabu (15/01/2025).
Disinggung terkait kendala selama mengelola pasar menurutnya ada sedikit menghambat dalam mengakses konsumen/pembeli untuk masuk ke pasar berbelanja.
“Pedagang merasa terganggu adanya pedagang pasar gelap di sekeliling wilayah pasar lokbin.Ini sangat mengganggu pemasukan dan omset pedagang resmi.Diharapkan pihak.berwenang untuk segera menindaknya,”tutur Khaerudin yang juga ketua koperasi KP2L ini.
Ditempat yang sama Ujang Junaedi selaku koordinator pedagang menyebut kegiatan rutin tahunan ini selain memupuk kebersamaan antar pedagang juga meningkatkan sinergi antar pedagang.Tak luput juga diadakan kegiatan sosial seperti santunan anak yatim dan kunjungan korban bencana alam.
“Paguyuban ini merupakan wadah para pedagang untuk menyajikan unek-unek atau keluhan para pedagang baik sifatnya internal maupun eksternal untuk dirembug bersama agar didapat solusi bersama,”tandasnya.
(han)














