Suararakyat.info.Sukabumi– Aep (33), seorang warga Kampung Linggamanik, RT 03 RW 04, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, sudah sekitar lima tahun mengalami kebutaan secara mendadak. Hidup sebatang kara dan mengandalkan bantuan warga sekitar, ia berharap adanya uluran tangan dari pemerintah untuk mendapatkan pengobatan yang layak.(10/4/2025)
“Iya, saya sakit dan saat ini kedua mata saya tidak bisa melihat. Sempat waktu itu saya cek mata ke Bandung dan disarankan untuk operasi. Namun karena tidak ada biaya, ya akhirnya tidak jadi,” ujar Aep dengan nada penuh harap.
Menurut kesaksian Jajang (49), tetangga yang mengetahui keseharian Aep, ia memang mengalami kebutaan secara tiba-tiba. Tanpa sanak saudara yang menemani, Aep kini tinggal sehari-hari di masjid sekitar Kampung Linggamanik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Betul, Aep ini tidak bisa melihat karena sakit mendadak. Dia hanya sebatang kara dan tinggal di masjid. Kalau soal makan, ya kadang dibantu oleh tetangga secara bergantian,” ungkap Jajang.
Ia menambahkan bahwa bantuan dari pemerintah sempat diberikan kepada Aep, tetapi sudah cukup lama. Kini, dengan kondisi yang masih sama, bantuan lebih lanjut sangat dibutuhkan agar ia bisa mendapatkan pengobatan yang memadai.
Kasus Aep ternyata bukan satu-satunya di Kampung Linggamanik. Menurut Jajang, masih ada dua warga lain yang mengalami masalah serupa, yaitu Tutan dan Idris, yang juga mengalami kebutaan akibat penyakit mata.
“Selain Aep, masih ada dua warga lainnya, Tutan dan Idris, yang mengalami kebutaan. Mereka juga butuh perhatian dan bantuan medis,” tambahnya.
Jajang dan warga setempat berharap pemerintah, baik dari tingkat desa hingga kabupaten, dapat memberikan perhatian lebih kepada warganya yang membutuhkan pengobatan.
“Harapan kami, ada kepedulian dari pemerintah untuk membantu mereka mendapatkan pengobatan yang layak. Kasihan mereka, hidup dalam keterbatasan tanpa ada kepastian mengenai kesehatan mereka,” kata Jajang.
Dengan kondisi ini, warga Kampung Linggamanik berharap adanya bantuan, baik dari pemerintah maupun pihak lain yang peduli terhadap mereka yang mengalami keterbatasan akibat penyakit. Bantuan pengobatan akan menjadi harapan besar bagi mereka agar bisa kembali menjalani hidup dengan lebih baik.
Ditempat terpisah kepada desa bantargadung Uus Amrullah, ketika. Di konfirmasi lewat pesan singkat whatsapp menyarankan untuk segera datang ke kantor desa
“Iya yang sakitnya suruh datang ke kantor desa membawa KTP dan lainya, biar nanti dibuatkan surat keterangan tidak mampu (SKTM)”.Jelasnya dengan jawaban singkat
(Hil)













