Suararakyat.info.Jakarta – Idul Fitri 1446 H menjadi momen istimewa bagi Bunda Tiur Simamora (76), seorang senior dalam dunia paralegal dan sosial. Acara perayaan yang digelar di Komp. PALAD, Jl. Kayu Mas Raya, Bina Taruna, Pulo Gadung, Jakarta Timur, pada Senin (31/3) hingga Selasa (1/4) 2025, menjadi ajang berbagi kebahagiaan dan mempererat tali silaturahmi.
Ketua POSBAKUM Tiur Simamora Pulo Gadung, yang juga aktif di DPP GAKORPAN dan LBH Pers Presisi Polri, Dr. Bernard Riries F. Trey, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan Bunda Tiur dalam mengadakan kegiatan sosial ini. Acara yang melibatkan anggota paralegal POSBAKUM Tiur Simamora serta masyarakat sekitar ini bertujuan untuk memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial.
Perayaan dengan Kebahagiaan dan Haru
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah menjalani satu bulan penuh ibadah puasa, Bunda Tiur bersama anak, cucu, serta warga sekitar turut merayakan kemenangan Idul Fitri dengan penuh suka cita. Momen ini diwarnai dengan kebersamaan, bernyanyi karaoke, serta doa dan harapan untuk kesehatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Tangis haru tak terhindarkan ketika anak dan cucu memeluk serta mencium Bunda Tiur, memberikan kebahagiaan yang menjadi penyemangat di usianya yang senja.
Bunda Tiur, yang telah berjuang membesarkan sembilan anak dan cucu-cucunya, tetap tegar meski sempat mengalami keterpurukan pasca kepergian suaminya. Kini, ia juga berjuang bersama cucunya, Chico Kayuhubi Papua, anak dari Raja Besar Kayuhubi Papua, yang dikenal sebagai pejuang persatuan dan kesatuan bangsa NKRI di Wamena, Jayawijaya.
Permohonan Keadilan untuk Papua
Dalam kesempatan ini, Bunda Tiur dan komunitasnya menyampaikan beberapa permohonan kepada pemerintah, khususnya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Permohonan tersebut antara lain:
1. Pembangunan Tugu Prasasti Peringatan bagi jasa-jasa para pahlawan Raja Besar Kayuhubi Papua yang gugur demi persatuan dan kesatuan rakyat Papua.
2. Pembentukan Tim Khusus untuk melunasi sewa 30 tahun tanah adat rakyat yang digunakan sebagai Lapangan Terbang Internasional Wamena sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
3. Audiensi dengan Presiden Prabowo agar Chico Kayuhubi Papua dapat dilantik sebagai penerus Raja Besar Kayuhubi Papua dan mengukuhkan Prabowo sebagai ‘Bapak Orang Papua Indonesia’.
4. Dukungan bagi Chico Kayuhubi Papua untuk menjadi penyanyi istana serta duta kebudayaan adat Papua dalam program Visit Internasional.
5. Pembangunan Sarana dan Prasarana bagi POSBAKUM Tiur Simamora serta kemudahan dalam pengurusan sertifikat tanah oleh ATR/BPN.
Dalam pidatonya, Bunda Tiur menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam menindaklanjuti berbagai permohonan keadilan yang telah diajukan ke Sekretariat Negara dan Istana Presiden. Ia berharap, di momen Idul Fitri ini, segala harapan dan perjuangannya dapat segera terealisasi.
Pesan Idul Fitri: Memperkuat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
Dr. Bernard Riries F. Trey, mewakili komunitas dan relawan RPG 08, menyampaikan ucapan, “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Mohon maaf lahir dan batin.” Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Momentum Idul Fitri ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga pengingat akan pentingnya kebersamaan, keadilan, dan perjuangan bagi sesama, khususnya bagi rakyat Papua dan seluruh masyarakat Indonesia.
(Dr.Bernard)














