Masyarakat Bekasi Gelar Aksi Damai Dukung Revisi UU TNI dan Pemberantasan Korupsi

- Penulis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bekasi – Ratusan warga Bekasi yang tergabung dalam kelompok aksi unjuk rasa menggelar demonstrasi di depan gerbang utama Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, Jl. Wibawa Mukti, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, pada Sabtu (29/3) pukul 14.20 hingga 14.50 WIB. Aksi ini dipimpin oleh koordinator lapangan, Sdr. Dede, dengan jumlah massa sekitar 300 orang.

Demonstrasi berlangsung secara tertib dengan menyampaikan berbagai aspirasi, salah satunya adalah dukungan terhadap revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang telah disahkan oleh DPR RI. Para peserta aksi juga menyerukan pentingnya pemberantasan korupsi melalui pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Koruptor.

Dalam orasi yang disampaikan oleh salah satu tokoh aksi, Bapak Bonin, massa menegaskan bahwa perubahan regulasi dalam UU TNI diharapkan dapat membawa dampak positif bagi negara, terutama dalam menghadapi kondisi darurat korupsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sebagai masyarakat sangat mendukung revisi UU TNI karena hal ini dapat membawa kebaikan bagi bangsa. Selain itu, kami juga mendorong pemerintah untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset Koruptor agar negara kita bersih dari praktik korupsi,” ujar Bonin dalam orasinya.

READ  Kodim 0607/Kota Sukabumi Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Tradisi Kenaikan Pangkat

Sementara itu, perwakilan pemuda Bekasi yang turut serta dalam aksi ini, Asal, menegaskan bahwa dukungan terhadap revisi UU TNI merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat.

“TNI bersama rakyat akan menjadi lebih kuat. Kami sangat mendukung revisi UU TNI demi kemajuan bangsa Indonesia. Selain itu, kami juga mendukung penuh kebijakan pemerintah yang berkomitmen menjadikan Indonesia maju dan bebas dari koruptor yang merusak negeri ini,” ungkap Asal dalam pernyataannya kepada wartawan.

Setelah menyampaikan aspirasi mereka, pada pukul 14.40 WIB, perwakilan massa mengadakan konferensi pers yang dihadiri oleh media daring dan televisi nasional. Mereka menegaskan bahwa aksi ini murni bertujuan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat tanpa unsur provokasi.

Aksi unjuk rasa berakhir pada pukul 14.50 WIB dengan pembubaran massa secara tertib. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif berkat koordinasi antara aparat keamanan dan peserta aksi.

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung
Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar
Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS
Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih
Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi
Dugaan Permainan Oknum dalam Program PTSL di Baros Sukabumi, Puluhan Bidang Tanah Tak Kunjung Tersertifikasi
Sinergitas TNI-Polri Menguat, Forkopimda Kota Bandung Gelar Olahraga Bersama Sambut Hari K3 Sedunia
Lima Tahun Terlantar Tanpa Penanganan, Noval Warga Parakansalak Diduga Alami Gangguan Jiwa di Tengah Pusat Pemerintahan, Pemdes dan Puskesmas Disorot 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 10:06 WIB

Toilet Nyaman dan Bersih, Wajah Baru Pelayanan di RSUD Sekarwangi untuk Pengunjung

Rabu, 29 April 2026 - 06:43 WIB

Sorotan Publik terhadap Dana Hibah Kesra 2025, Diduga MUI Kabupaten Sukabumi Terima Rp 8 Miliar

Rabu, 29 April 2026 - 02:01 WIB

Dana Umat Puluhan Miliar di Sukabumi Mengalir ke Mana? Sorotan Keras Praktisi Hukum atas Transparansi BAZNAS

Rabu, 29 April 2026 - 01:40 WIB

Ironi di Cibadak: Di Dekat Kantor PDAM, Warga Pamuruyan Masih Krisis Air Bersih

Selasa, 28 April 2026 - 15:15 WIB

Jalan Provinsi di Cikidang Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Proyek Rp34 Miliar Disorot Minim Pengawasan dan Transparansi

Berita Terbaru