Suararakyat info Kabupaten Bogor, Akhirnya pihak RS. Kenari Graha Medika (KGM), Cileungsi, Kabupaten Bogor mengklarifikasi atas adanya dugaan penolakan pasien yang terjadi pada Kamis (27/02/2025).
Setelah bertemu dan bermediasi dengan pihak perwakilan orangtua pasien tersebut pada hari Rabu (05/03/2025), Pihak Rumah Sakit menjelaskan bahwa pada saat pasien rujukan dari Klinik Anggi diantar oleh perawat klinik dan orangtua pasien yang bersangkutan menggunakan mobil ambulan pada sekitar pukul 19.00 WIB.
Ruang instalasi gawat darurat (IGD) RS Kenari Graha Medika sedang sangat penuh, pasien yang dalam antrean akan memakan waktu tidak singkat karena beberapa pasien lain juga dalam penanganan kondisi darurat sehingga tenaga medis yang bertugas pada saat itu berinisiatif untuk mengalihkan pasien ke Rumah Sakit terdekat lainnya.
Kuatir pasien tidak dapat ditangani dalam waktu cepat karena antrean yang sangat panjang, dengan pertimbangan bahwa pasien masih didampingi tenaga medis dari klinik pratama (Klinik Anggi)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat keluarga pasien yang diwakilkan kuasa hukumnya, Gugun Aryadi, SH. & Partners dikonfirmasi oleh pihak media, bahwa benar masalah tersebut hanya merupakan kesalahpahaman dan miskomunikasi antara petugas RS dengan orangtua pasien.
Setelah dilakukan musyawarah secara kekeluargaan, tercapailah perdamaian antara pihak orangtua pasien dengan pihak RS. Kenari Graha Medika dan kedua belah pihak berjanji tidak akan melakukan tuntutan apapun atas peristiwa dimaksud.
Sumber: BP














