Suararakyat.info BENGKALIS – Keberhasilan membangun 80 Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau mendapat apresiasi dari tokoh-tokoh adat Melayu di Kabupaten Bengkalis.
Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) , Datuk Seri H. Ilham Nor, bersama Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al Karim, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Polda Riau atas komitmen dan pengabdiannya kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat.
Menurut Datuk Seri H. Ilham Nor, pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar proyek fisik dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi merupakan simbol nyata kehadiran Polri yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda Riau atas terwujudnya pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi. Program ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Datuk Seri H. Ilham Nor.
Senada dengan itu, Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Seri Syaukani Al Karim, mengatakan bahwa nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian yang ditunjukkan Polda Riau sejalan dengan falsafah Adat Melayu yang menjunjung tinggi kemaslahatan masyarakat.
Atas nama keluarga besar LAMR Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri, khususnya Polda Riau, semakin Presisi, semakin dicintai masyarakat, serta terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan yang berkeadilan serta berkelanjutan,” ungkap Datuk Seri Syaukani Al Karim.
Kedua tokoh adat tersebut berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, lembaga adat, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat demi mewujudkan Provinsi Riau yang aman, maju, sejahtera, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Melayu.
“Polri yang dekat dengan masyarakat adalah kekuatan besar dalam menjaga persatuan dan mempercepat pembangunan. Semoga segala ikhtiar yang dilakukan Polda Riau menjadi amal ibadah dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Riau,” tutup keduanya.*(Red)
Penulis : Tengku
Editor : Redaksi
Sumber Berita: https://Polres%20Bengkalis














