Suararakyat.info BENGKALIS – Jajaran Polsek Bengkalis terus menunjukkan komitmen dalam mendukung program prioritas Pemerintah Pusat di bidang ketahanan pangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan aktif mendampingi dan melakukan perawatan tanaman jagung pipil bersama kelompok tani di wilayah Kecamatan Bengkalis.
Kegiatan yang berada di bawah koordinasi Polres Bengkalis ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu target Pemerintah Republik Indonesia pada tahun 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Bengkalis, , mengatakan bahwa kehadiran personel Polri di sektor pertanian tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan secara langsung kepada para petani dalam proses budidaya tanaman.
” Kami dari Polsek Bengkalis secara berkala turun ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan tanaman bersama para petani. Mulai dari pengairan, penyiangan gulma, pemupukan hingga pengendalian hama kami lakukan pendampingan agar pertumbuhan tanaman dapat berjalan optimal,” ujar IPTU Hendro Wahyudi, Sabtu (30/5/2026).
Pendampingan tersebut saat ini difokuskan pada lahan pertanian milik Kelompok Tani Berkah Lestari yang berada di Desa Ketam Putih, Kecamatan Bengkalis. Lahan seluas sekitar 0,5 hektare itu ditanami jagung pipil dan dirawat secara intensif menggunakan sistem pengairan sumur serta saluran tali air.
Berdasarkan hasil pemantauan rutin yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas setempat, tanaman jagung pipil tersebut menunjukkan pertumbuhan yang baik dan diperkirakan akan memasuki masa panen raya pada akhir Juni 2026.
Para petani mengaku terbantu dengan adanya pendampingan yang dilakukan pihak kepolisian. Selain memberikan motivasi, kehadiran personel Polri dinilai mampu membantu petani dalam mengatasi berbagai kendala teknis yang muncul selama masa perawatan tanaman.
“Kami sangat optimistis hasil panen jagung pipil tahun ini dapat meningkatkan pendapatan ekonomi petani sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Bengkalis,” ujar salah seorang anggota Kelompok Tani Berkah Lestari.
Melalui sinergi antara kepolisian dan masyarakat tani, diharapkan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan maksimal serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan kemandirian pangan daerah.*(Tengku)













