SUARARAKYAT.info || Sukabumi — Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi resmi memulai pelaksanaan proyek rehabilitasi atau pemeliharaan berkala ruas jalan Kopeng–Cipetir yang berada di wilayah Kecamatan Kadudampit. Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi menunjang mobilitas masyarakat serta memperkuat aktivitas ekonomi warga di kawasan pedesaan dan pertanian.
Pengerjaan yang telah dimulai sejak 4 Mei 2026 itu kini memasuki tahap pelaksanaan intensif di lapangan. Berdasarkan pantauan pada Kamis (14/5/2026), aktivitas proyek terlihat berjalan aktif dengan melibatkan sejumlah pekerja konstruksi dan alat berat di beberapa titik ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup signifikan.
Ruas jalan Kopeng–Cipetir diketahui merupakan salah satu jalur vital penghubung aktivitas masyarakat di Kecamatan Kadudampit. Jalan tersebut tidak hanya digunakan sebagai akses utama warga sehari-hari, tetapi juga menjadi jalur distribusi hasil pertanian, perdagangan lokal, hingga akses pendidikan dan layanan kesehatan masyarakat sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Detail Proyek dan Sumber Pendanaan
Berdasarkan data teknis yang terpasang pada papan informasi proyek di lokasi pekerjaan, kegiatan rehabilitasi jalan ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp373.711.651,48 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2026.
Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV. Muhazzab Fauzi Mandiri dengan durasi pengerjaan selama 45 hari kalender. Adapun proyek tersebut tercatat dalam Nomor Kontrak 000.3.2/03/SPK/PBJ.08/DPU/2026.
Pemerintah daerah berharap pengerjaan dapat berjalan sesuai target waktu serta tetap menjaga kualitas konstruksi agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat.
Fokus Pemulihan Infrastruktur dan Kenyamanan Pengguna Jalan
Kerusakan jalan yang sebelumnya terjadi di beberapa titik ruas Kopeng–Cipetir sempat dikeluhkan warga karena menghambat aktivitas harian, terutama saat musim hujan. Kondisi jalan yang berlubang dan permukaan yang rusak dinilai meningkatkan risiko kecelakaan serta memperlambat distribusi hasil pertanian warga menuju pasar.
Dengan dimulainya rehabilitasi ini, masyarakat berharap kondisi jalan dapat kembali layak dilalui sehingga aktivitas ekonomi menjadi lebih lancar dan efisien. Selain meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, perbaikan infrastruktur juga dinilai dapat mendorong pertumbuhan wilayah serta membuka akses yang lebih baik antarpermukiman di Kecamatan Kadudampit.
Sejumlah warga menyambut positif dimulainya pengerjaan tersebut. Mereka menilai keberadaan jalan yang baik merupakan kebutuhan mendasar yang sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat desa.
“Kalau jalannya bagus, kendaraan lebih mudah masuk, hasil tani juga cepat dibawa ke pasar. Kami tentu berharap kualitasnya benar-benar bagus dan tahan lama,” ujar salah seorang warga sekitar lokasi proyek.
Aspek Keselamatan Kerja Jadi Perhatian
Selain aspek teknis pembangunan, pihak pelaksana proyek juga disebut memperhatikan perlindungan tenaga kerja. Hal tersebut terlihat dari adanya informasi kepesertaan pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan yang tercantum pada papan proyek di lokasi pengerjaan.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan dan jaminan sosial para pekerja konstruksi selama proses pengerjaan berlangsung.
Harapan Pengawasan dan Kualitas Pengerjaan
Masyarakat berharap pengerjaan proyek tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga mengedepankan mutu dan spesifikasi teknis yang sesuai standar. Pengawasan dari pemerintah daerah serta keterbukaan informasi kepada publik dinilai penting guna memastikan anggaran yang digunakan benar-benar menghasilkan infrastruktur berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Dengan dimulainya rehabilitasi ruas jalan Kopeng–Cipetir ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi diharapkan terus memperkuat pembangunan infrastruktur yang merata hingga wilayah pedesaan, sebagai langkah nyata mendukung konektivitas, pertumbuhan ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Edi
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














