SUARARAKYAT.info || SUKABUMI- – Anggota Komisi II DPR RI, Heri Gunawan, menggandeng KPU Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan bersama masyarakat Kecamatan Sukaresmi. Kegiatan tersebut digelar di Aula Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (2/5/2026).
Heri Gunawan menegaskan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat terkait hak dan kewajiban sebagai pemilih. Ia menyebut, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas demokrasi sejak dini.
“Saya hari ini menggandeng KPU Kabupaten Sukabumi untuk melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab,” ujar Heri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengungkapkan, pada tahun 2026, KPU tengah melakukan pendataan jumlah pemilih sebagai salah satu dasar dalam menentukan potensi penambahan kursi legislatif di masa mendatang.
“Pendataan ini sangat penting. Jika jumlah pemilih meningkat, tentu akan menjadi salah satu pertimbangan apakah ada penambahan kursi atau tidak,” jelasnya.
Heri pun mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemerintah desa hingga tingkat RT/RW, untuk aktif memperbarui data kependudukan.
“Saya berharap para kepala desa dan perangkat di daerah dapat membantu meng-update data keluarga, baik melalui RT, RW, maupun langsung ke desa. Data yang akurat sangat menentukan kualitas demokrasi kita,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Sukabumi, Kasmin Belle, menyoroti persoalan validitas data pemilih, khususnya terkait angka kematian yang masih menjadi kendala di lapangan.
“Saat ini, salah satu tantangan kami adalah data kematian yang belum terlaporkan secara optimal. Masih ditemukan warga yang sudah meninggal dunia, tetapi masih tercatat sebagai pemilih,” ungkap Kasmin.
Ia meminta peran aktif pemerintah desa untuk memastikan pelaporan data kematian berjalan cepat dan akurat hingga ke tingkat RT dan RW.
“Oleh karena itu, kami meminta kepada kepala desa agar segera meneruskan informasi ini ke tingkat RT/RW. Jika ada warga yang meninggal, segera dilaporkan agar data pemilih bisa diperbarui,” tegasnya.
Selain itu, KPU Kabupaten Sukabumi juga terus menggencarkan sosialisasi ke kalangan pelajar sebagai bagian dari pendidikan politik jangka panjang.
“Kami juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Harapannya, pada tahun 2029 maupun 2031, para pemilih pemula sudah memahami hak dan kewajibannya dalam pemilu, baik Pilpres, Pileg, maupun Pilkada,” tambahnya.
Kasmin menambahkan, potensi peningkatan jumlah pemilih pada Pemilu mendatang cukup signifikan, terutama dari kalangan generasi muda atau Gen Z yang akan mendominasi daftar pemilih.
“Sosialisasi ini penting mengingat potensi penambahan pemilih, khususnya dari Gen Z. Mereka harus dibekali pemahaman yang baik agar dapat berpartisipasi secara aktif dan berkualitas dalam demokrasi,” pungkasnya.
Penulis : Prim RK
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Suararakyat.info














