SUARARAKYAT.info | TUALANG– Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar terus digencarkan oleh berbagai pihak. Salah satunya dilakukan oleh Lembaga Anti Narkotika (LAN) Kabupaten Siak yang menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba di SMP Negeri 6 Tualang, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan edukatif ini diikuti oleh para siswa, guru, serta jajaran tenaga kependidikan sekolah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari LAN Kabupaten Siak, aparat kepolisian, serta pihak sekolah yang bersama-sama memberikan pemahaman mengenai bahaya narkotika dan langkah-langkah pencegahannya.
Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda, khususnya para pelajar tingkat sekolah menengah pertama, agar memahami risiko besar yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba baik dari sisi kesehatan, pendidikan, maupun masa depan mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparan materi, para narasumber menjelaskan berbagai jenis narkotika yang kerap beredar di masyarakat, mulai dari narkoba jenis sintetis hingga zat adiktif lainnya yang sering menjadi pintu awal penyalahgunaan di kalangan remaja.
Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak serius yang dapat ditimbulkan akibat penggunaan narkoba. Tidak hanya merusak kesehatan fisik dan mental, narkotika juga dapat menghancurkan masa depan pelajar karena berpotensi menyebabkan putus sekolah hingga berhadapan dengan proses hukum.
Para pemateri juga menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya menjadi persoalan individu, tetapi juga berdampak luas terhadap keluarga, lingkungan sosial, serta stabilitas masyarakat.
Dalam sesi penyuluhan tersebut, para siswa diajak untuk lebih memahami bagaimana cara mengenali tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Mereka juga diberikan pengetahuan mengenai faktor-faktor yang dapat memicu seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, seperti pengaruh pergaulan bebas, tekanan lingkungan, hingga rasa ingin tahu yang tidak disertai pemahaman yang benar.
Selain memberikan materi, kegiatan ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif antara siswa dan narasumber. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar bahaya narkoba, cara menolak ajakan menggunakan narkotika, serta langkah yang harus dilakukan jika menemukan indikasi penyalahgunaan di lingkungan sekitar.
Pihak SMPN 6 Tualang menyampaikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurut pihak sekolah, penyuluhan semacam ini sangat penting untuk membekali para siswa dengan pengetahuan serta kesadaran sejak dini agar mampu menjaga diri dari pengaruh negatif narkoba.
Pihak sekolah juga menilai bahwa kolaborasi antara lembaga masyarakat, aparat penegak hukum, dan institusi pendidikan menjadi langkah strategis dalam membangun lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba secara teori, tetapi juga memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan zat terlarang tersebut.
Lembaga Anti Narkotika Kabupaten Siak menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan di sekolah-sekolah akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika yang semakin kompleks.
Dengan adanya edukasi yang berkelanjutan serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan lingkungan pendidikan di Kabupaten Siak dapat menjadi ruang yang aman bagi tumbuh kembang generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba.
Penulis : Angga Fadli
Editor : Red
Sumber Berita: Suararakyat.info














