Hangatnya Malam Minggu di Kedungwaringin, Siskamling Jadi Wadah Pererat Silaturahmi Warga RT 023

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || BEKASI — Malam Minggu yang cerah di Perumahan Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi momen istimewa bagi warga RT 023 untuk memperkuat kebersamaan melalui kegiatan silaturahmi yang dirangkai dengan sistem keamanan lingkungan (siskamling), Sabtu malam (25/4/2026).

Sejak selepas waktu Isya, warga mulai berdatangan ke pos ronda dengan penuh semangat. Suasana yang awalnya tenang perlahan berubah menjadi hangat dengan kehadiran warga dari berbagai kalangan, mulai dari orang tua, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga para pemuda yang turut mengambil peran aktif dalam kegiatan tersebut. Kebersamaan ini menjadi potret nyata kehidupan sosial yang masih kental dengan nilai gotong royong dan kekeluargaan.

Ketua RT 023, Sudiro, hadir langsung memimpin jalannya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa siskamling tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan menjaga keamanan semata, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial yang mampu mempererat hubungan antarwarga. Menurutnya, kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap akhir pekan ini telah menjadi budaya positif yang terus dijaga dan dilestarikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menjaga lingkungan tetap aman, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antarwarga. Dengan saling mengenal lebih dekat, rasa kepedulian dan tanggung jawab bersama akan tumbuh dengan sendirinya,” ungkap Sudiro di sela-sela kegiatan.

Kegiatan siskamling di RT 023 dilaksanakan dengan sistem jadwal bergiliran, sehingga seluruh warga memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi. Hal ini juga menjadi bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan lingkungan. Selain berjaga, warga memanfaatkan waktu tersebut untuk berbincang santai, bertukar pikiran, hingga membahas berbagai persoalan yang ada di lingkungan sekitar.

Dalam diskusi yang berlangsung secara informal, sejumlah isu turut menjadi perhatian bersama, seperti peningkatan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta rencana kegiatan sosial ke depan. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, setiap warga dapat menyampaikan aspirasi dan masukan demi kemajuan lingkungan.

Kehadiran tokoh masyarakat dan tokoh agama turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Mereka tidak hanya memberikan arahan dan nasihat, tetapi juga menjadi penyejuk suasana dengan pesan-pesan kebersamaan dan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga. Nilai-nilai sosial dan keagamaan pun terasa menyatu dalam setiap interaksi yang terjadi.

READ  Oknum Kades Ramatulo L Terancam Dilaporkan Ke Kejaksaan Perihal Dugaan Korupsi DD Sebanyak 7 Tahap, Begini Kronologis nya

Sementara itu, partisipasi aktif para pemuda menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan ini. Dengan semangat dan energi yang mereka miliki, para pemuda turut membantu menghidupkan suasana sekaligus memperkuat sistem keamanan lingkungan. Keterlibatan generasi muda ini diharapkan mampu menjadi penerus tradisi siskamling yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Salah seorang tokoh masyarakat menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan lingkungan di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis. “Di zaman sekarang, interaksi langsung seperti ini sangat penting. Jangan sampai kita hidup bertetangga tapi tidak saling mengenal. Siskamling ini jadi jembatan untuk mempererat hubungan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif dalam mencegah potensi tindak kriminalitas di lingkungan perumahan. Dengan adanya ronda malam yang rutin dan terorganisir, warga dapat lebih sigap dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan. Rasa aman pun semakin dirasakan oleh seluruh penghuni lingkungan.

Di tengah suasana malam yang sejuk, canda tawa dan obrolan ringan terus mengalir di antara warga. Kebersamaan yang terjalin menciptakan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Tidak jarang, kegiatan ini juga diselingi dengan suguhan sederhana yang semakin menambah kehangatan suasana.

Lebih dari sekadar kegiatan rutin, siskamling di RT 023 Perumahan Kedungwaringin telah menjadi simbol kuatnya solidaritas sosial di tengah masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial masih hidup dan terus dijaga oleh warga.

Dengan semangat yang terus terpelihara, warga berharap kegiatan ini dapat terus berlangsung secara konsisten dan menjadi contoh bagi lingkungan lainnya. Kebersamaan yang terbangun diyakini menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.

Malam pun semakin larut, namun semangat kebersamaan warga RT 023 tidak surut. Dari pos ronda sederhana itulah, terjalin ikatan sosial yang kuat—menjadi bukti bahwa kekuatan sebuah lingkungan terletak pada eratnya hubungan antarwarga yang saling peduli dan menjaga satu sama lain.

Penulis : Hs

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Tanah Bengkok Desa Munjul: Diduga Dihibahkan Diam-Diam, Kini Jadi Ladang Bisnis di Atas Aset Desa
Relokasi Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Ciengang Mulai Bergerak, 66 Huntap Siap Dibangun
Ephar Sayid Abdullah Terpilih sebagai Kades PAW Sukaraja, Camat: Rangkul Semua Elemen dan Fokus Layani Masyarakat
BUMDes Bukan Sekadar Usaha Desa, Camat Sukaraja Dorong Lahirnya Penggerak Ekonomi Rakyat
Forkopimcam Sukalarang Dan Para Kades Pastikan Program Desa Berjalan Sesuai Mekanisme
Pemdes Langensari Gelar Sosialisasi Dana Desa 2026, Wujudkan Pembangunan Transparan dan Berkeadilan
Semangat Demokrasi Desa Kembali Tumbuh, Warga Dusun II Kedungwaringin Sukses Gelar Pemilihan Anggota BPD Periode Baru
Pengaspalan Jalan Sand Sheet di Kampung Pasir Tengek Jadi Prioritas, Pemdes Langensari Genjot Infrastruktur Desa Tahun 2026
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:33 WIB

Skandal Tanah Bengkok Desa Munjul: Diduga Dihibahkan Diam-Diam, Kini Jadi Ladang Bisnis di Atas Aset Desa

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:02 WIB

Relokasi Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Ciengang Mulai Bergerak, 66 Huntap Siap Dibangun

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:46 WIB

Ephar Sayid Abdullah Terpilih sebagai Kades PAW Sukaraja, Camat: Rangkul Semua Elemen dan Fokus Layani Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 04:38 WIB

BUMDes Bukan Sekadar Usaha Desa, Camat Sukaraja Dorong Lahirnya Penggerak Ekonomi Rakyat

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:13 WIB

Forkopimcam Sukalarang Dan Para Kades Pastikan Program Desa Berjalan Sesuai Mekanisme

Berita Terbaru