Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali: Jalur Selatan Ciwidey–Cidaun Lancar, Aparat Klaim Pengawasan Maksimal

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || GARUT — Memasuki puncak arus balik pasca Hari Raya Idul Fitri 2026, kondisi lalu lintas di jalur selatan Jawa Barat, khususnya rute Ciwidey hingga Cidaun, dilaporkan relatif lancar dan terkendali hingga akhir masa libur panjang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak ditemukan kepadatan signifikan maupun antrean panjang kendaraan seperti yang kerap terjadi pada periode arus balik di tahun-tahun sebelumnya. Arus kendaraan terpantau didominasi oleh pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, yang kembali dari kawasan wisata pesisir selatan maupun kampung halaman.

Petugas dari Kepolisian Republik Indonesia bersama dinas perhubungan setempat terlihat aktif melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis. Penempatan personel di jalur rawan macet serta pengawasan intensif di titik-titik dengan kontur jalan berkelok dan menanjak dinilai cukup efektif dalam mengantisipasi potensi kepadatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya kepada awak media, BPK Saparudin, PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) asal Serang, Banten, menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus balik tahun ini. Ia menegaskan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek lalu lintas, tetapi juga keselamatan pengguna jalan.

“Pengaturan lalu lintas dilakukan secara optimal dengan dukungan berbagai pihak. Kami juga terus memantau kondisi jalur untuk memastikan tidak ada hambatan berarti yang dapat mengganggu kelancaran arus balik,” ujar Saparudin saat ditemui di lokasi.minggu (29/3/2026)

READ  Pengamanan Arus Balik di KM 25B, Wakapolda Metro Jaya Lakukan Peninjauan di dampingi Kapolres Metro Bekasi

Selain faktor pengamanan, kondisi cuaca yang relatif bersahabat turut memberikan kontribusi terhadap kelancaran perjalanan para pemudik. Minimnya hujan deras selama periode arus balik mengurangi risiko gangguan seperti jalan licin maupun longsor, meskipun beberapa titik di wilayah selatan Jawa Barat masih dikategorikan rawan bencana.

Meski situasi terpantau kondusif, petugas tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur yang minim penerangan pada malam hari. Pengemudi juga diingatkan untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta tidak memaksakan diri berkendara saat kelelahan.

Sejumlah pemudik mengaku perjalanan mereka kali ini terasa lebih nyaman dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu pengendara menyebutkan bahwa waktu tempuh dari kawasan pantai menuju Ciwidey jauh lebih singkat dan bebas hambatan.

“Alhamdulillah perjalanan lancar, tidak ada macet panjang. Lebih cepat sampai dibanding tahun lalu,” ungkapnya.

Pemerintah daerah berharap kondisi ini dapat terus terjaga hingga seluruh pemudik tiba di tujuan masing-masing dengan selamat. Dengan sinergi antara aparat, pemerintah, serta kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, arus balik Lebaran 2026 di jalur selatan Jawa Barat diharapkan menjadi salah satu yang paling aman dan lancar dalam beberapa tahun terakhir.

Penulis : AK

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan
Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas
Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat
Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan
Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG
Ketua DPD Tani Merdeka Sukabumi Tegaskan MBG Penopang Petani, Serukan Aksi Damai Bermartabat
Tolak Moratorium Dapur MBG, Relawan SPPG Mutiara Pelabuhanratu 1 Desak BGN Tinjau Ulang Kebijakan
Dessy Ratnasari Apresiasi PAUDQU Al-Kahfi Kebonpedes, Tekankan Peran Orang Tua dalam Pendidikan Al-Qur’an Sejak Dini
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:32 WIB

Warga Sukabumi Apresiasi Polda Jabar Ungkap Dugaan Korupsi Jembatan Cipamuruyan, Hilman: Bukti Penegakan Hukum Berjalan

Senin, 29 Juni 2026 - 14:35 WIB

Pilkades PAW Cibolang Masuki Tahap Akhir, DPMD Tekankan Musyawarah dan Netralitas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:54 WIB

Demo 2626 Soroti Gaji ke-13 dan Tukin ASN yang Belum Cair, Desakan Hak Angket terhadap Wali Kota Menguat

Jumat, 26 Juni 2026 - 06:31 WIB

Anggaran Ratusan Juta, Pekerjaan Diduga Hanya Puluhan Juta: Proyek SAB Sukabumi TA 2026 Diterpa Sorotan, Transparansi Disperkim Dipertanyakan

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:02 WIB

Aksi Damai 10 Ribu Relawan SPPG se- Sukabumi, Kritik Narasi Sepihak terhadap Program MBG

Berita Terbaru