Isu Dugaan Penyimpangan Seksual Terhadap Anak di Sukalarang Mencuat, Ketua RT 01 Perum GSA Angkat Bicara

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 00:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Dugaan kasus penyimpangan seksual terhadap anak di bawah umur kembali menghebohkan warga Perumahan GSA, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Informasi yang beredar di tengah masyarakat memicu keresahan, terutama di kalangan orang tua yang khawatir terhadap keamanan dan masa depan anak-anak di lingkungan tersebut.

Ketua RT 01 RW 02 Perum GSA, Joki, angkat bicara menanggapi isu yang berkembang. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi yang jelas dan pasti terkait kebenaran kejadian tersebut. Menurutnya, kabar yang beredar masih sebatas isu yang belum terkonfirmasi secara utuh.

“Informasi yang kami terima belum jelas. Kami tidak mengetahui secara pasti kronologi maupun kebenaran dari kejadian tersebut,” ujar Joki saat dikonfirmasi wartawan dirumahnya pada sabtu (28/3/2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, keresahan warga tidak bisa dihindari. Sebagai bentuk respons terhadap isu yang beredar, warga RT 01 RW 02 telah menggelar musyawarah dan sepakat untuk mengambil langkah preventif. Salah satunya adalah dengan membuat petisi yang sudah diajukan kepada pihak desa dan kecamatan.

Petisi tersebut berisi tuntutan agar pihak terkait segera mengambil langkah tegas, termasuk mendorong agar terduga pelaku maupun korban apabila isu tersebut terbukti benar tidak lagi berada di lingkungan perumahan demi menjaga kondusivitas dan rasa aman warga.

READ  Ledakan Dahsyat di Sumur Migas Pertamina EP Subang Guncang Permukiman Warga, Asap Tebal Selimuti Langit Pagi

“Kami bersama warga sepakat membuat petisi ke pihak desa dan kecamatan. Tujuannya agar ada langkah konkret untuk menjaga lingkungan kami tetap aman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Joki mengungkapkan kekhawatiran warga apabila isu tersebut benar terjadi. Ia menilai bahwa kasus semacam ini berpotensi menjadi penyakit masyarakat yang dapat merusak tatanan sosial serta berdampak buruk terhadap perkembangan generasi muda.

“Kalau memang benar terjadi, kami khawatir ini akan menjadi penyakit masyarakat. Dampaknya bukan hanya sekarang, tapi juga ke anak-anak kami ke depan,” tegasnya.

Warga pun berharap aparat penegak hukum dapat segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Mereka meminta agar kebenaran dari informasi yang beredar dapat segera diungkap, sehingga tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.

“Kami berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Jika memang terbukti, harus ada tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambah Joki.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah setempat terkait dugaan kasus tersebut. Sementara itu, warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil penyelidikan dari pihak berwenang.

Penulis : He/Tim

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun
Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan
Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi
Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi
Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur
SIMPUL Sukabumi Gelar Aksi Damai, Soroti Mangkraknya Pembangunan RSB Bebeza dan Transparansi Dana Umat di BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Jalan Kabupaten Terabaikan, Warga Jampang Tengah Tandu Pasien 10 Km Demi Akses Layanan Kesehatan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:56 WIB

BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:45 WIB

Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:54 WIB

Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:16 WIB

Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi

Berita Terbaru